UCI Membantu Beberapa Cyclist Wanita Afghanistan Mencapai Swiss Saat Kesempatan Evakuasi Semakin Tertutup

Pesepeda wanita di Afghanistan (foto: Getty Images Sports)

Lebih dari satu bulan sejak evakuasi pertama cyclist wanita yang mempertaruhkan hidup mereka untuk menciptakan olahraga sepeda di Afghanistan, konvoi atlet terbaru dan keluarga mereka akhirnya mencapai keselamatan, dengan sekelompok 38 pengungsi mendarat di Jenewa dimana mereka disambut oleh Presiden UCI David Lappartient.

“Sangat penting bagi UCI untuk membuat komitmen kepada anggota keluarga bersepeda yang menderita karena situasi saat ini di Afghanistan, dan saya senang bahwa upaya kami dalam hal ini memberikan kesempatan bagi orang-orang yang bersangkutan untuk hidup layak,” kata Presiden UCI David Lappartient dalam siaran persnya.

UCI dan LSM Israel IsraAid telah menjadi bagian dari tim yang bekerja tanpa lelah untuk mengekstraksi anggota gerakan bersepeda perempuan di Afghanistan setelah Taliban menggulingkan pemerintah pada bulan Agustus. Taliban telah melarang perempuan berpartisipasi dalam olahraga dimana mereka akan terlihat dan tampaknya akan menerapkan kembali hukum ketat dari pemerintahan ‘teror’ mereka sebelumnya. Evakuasi terbaru dilakukan lebih dari sebulan setelah sekelompok 30 pengendara melarikan diri dengan konvoi terpisah.

Kelompok pengungsi yang telah diberi status pengungsi resmi di Swiss termasuk keluarga Presiden Afgan Cycling Federationn (ACF) Fazli Ahmad Fazli, yang sudah berada di Eropa, telah dipuji oleh UCI di Kejuaraan Dunia di Belgia dan dianugerahi UCI Merit “atas komitmennya yang berani untuk pengembangan bersepeda, terutama bersepeda wanita, di negara dimana memperjuangkan tujuan ini adalah risiko.”

UCI bekerja dengan Fazli untuk memilih beberapa rider untuk dimasukkan dalam daftar, dengan LSM IsraAid membantu mengamankan paspor dan visa untuk sekelompok 125 warga Afghanistan. Pemilik Israel Start-Up Nation Sylvan Adams mendanai penerbangan tersebut.

Itu adalah operasi diplomatik yang rumit yang melibatkan beberapa negara yang bersedia mengizinkan penerbangan mendarat dan menahan para pengungsi sampai mereka dapat mengamankan tujuan akhir yang aman, yang melibatkan pemerintah Swiss, Prancis, Kanada, Albania, Uni Emirat Arab dan Israel.

Sumber: Cycling News

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by