Tips Untuk Pengguna Sepeda Gunung Hardtail

Foto : Fahry Taufiq

Sepeda Hardtail adalah salah satu jenis sepeda gunung yang hanya memiliki suspensi di bagian depan. Rangka yang lebih simple, relatif lebih ringan dan murah daripada sepeda gunung full suspension membuat sepeda hardtail tidak hilang dari eksistensinya. Bahkan “a perfect hardtail is more than ordinary full suspension bike” bagi beberapa rider sepeda gunung. Namun bagi saya sepeda dengan rangka hardtail, singlespeed, dan ban mullet sudah lebih dari cukup untuk bermain di pumptrack atau hanya sekedar menikmati kembali art sejatinya dari bersepeda gunung. Berikut beberapa tips untuk anda pengguna sepeda gunung hardtail :

1. Posisi badan

Foto : Fahry Taufiq

Dalam dunia sepeda gunung tak pernah henti – hentinya membahas mengenai posisi badan. Rangka sepeda yang lebih rigid di sepeda hardtailI membuat anda harus lebih memperhatikan posisi tubuh terutama di bagian kaki. Manfaatkan kaki sebagai pengganti suspensi belakang sepeda. Tekuk lutut anda dengan rileks dan atur gerakannya sebagai mana suspensi mengatur rebound, compression, dan lain sebagainya.

2. Pemilihan jalur

Foto : Fahry Taufiq

Ingat! Kaki bekerja sebagai suspensi. Pemilihan jalur yang tepat dapat membuat kaki tidak bekerja terlalu banyak. Pemilihan jalur yang kurang tepat seperti berbatu atau berakar membuat kaki anda bekerja lebih keras untuk meredam getaran yang besar. Selain itu, jalur yang tepat juga dapat membantu sepeda melaju lebih cepat.

3. Selalu membawa ban dalam cadangan

Foto : Fahry Taufiq

Tanpa kehadiran suspensi belakang membuat ban menjadi komponen pada sepeda hardtail yang bertanggung jawab lebih berat guna meredam guncangan dari obstacle yang dilewati. Selalu membawa ban dalam cadangan merupakan langkah preventif guna mengantisipasi hal buruk terjadi seperti kebocoran ban. Selain itu, ukuran ban sepeda gunung modern yang beragam membuat anda tak bisa dengan mudah bergantung pada orang lain. Selalu ingat pesan mama “sedia payung sebelum hujan”.

Bonus pro tip:

Foto : Fahry Taufiq

Mengacu pada salah satu presenter dari chanel youtube GMBN yaitu Blake Samson. Dia menggunakan pedal clipless setiap saat mengendarai sepeda hardtail. Pedal clipless menjanjikan penggunanya dapat mengayuh sepedanya lebih efisien karena adanya tarikan pedal oleh kaki pada saat crank diayunkan ke atas. Namun, pada konteks artikel ini pedal clipless sangat berguna karena dapat membuat kaki tetap tertanam pada pedal, sehingga kaki dapat lebih rileks dan fokus bekerja menggantikan suspensi belakang seperti yang dijelaskan di bagian posisi badan.

Dibalik kelemahannya tanpa suspensi belakang tak pernah membuat sepeda hardtail menjadi pilihan buruk untuk mendapatkan kesenangan di trek sepeda gunung. See you on track! 

(Fahry Taufiq)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by