Tips Tambal Ban Sepeda Bagi Pemula, Perhatikan 4 Faktor Berikut..

Menambal ban sepeda / Foto : portalsepeda.com

Sebagian pesepeda mungkin pernah mengalami ban bocor pada sepedanya. Jika itu terjadi saat kita sedang bersepeda tentunya harus bisa kita tangani. Bisa ke tukang tambal ban motor jika ada, tapi jika berada di track atau daerah yang jauh dari pemukiman tentunya kita harus mempersiapkan segala sesuatunya. Salah satunya dengan membawa peralatan tambal ban sepeda atau membawa ban dalam cadangan.

Menambal ban sepeda sebetulnya susah-susah gampang bagi pemula. Kita hanya perlu peralatan tambal ban sepeda yang terdiri dari :
1. “Pencongkel” ban
2. Tambal
3. Lem
4. Ampelas
5. Pompa ban

Keempat barang tersebut biasanya terdapat dalam satu paket alat tambal sepeda. Namun ada juga yang harus kita beli terpisah. Sedangkan harganyapun terjangkau mulai dari 15 ribu rupiah juga ada, tergantung merknya.

Berikut ini cara menambal ban sepeda :
1. Buka/lepas ban yang bocor. Agar lebih mudah saat menambalnya lebih baik dilepas sekalian dari sepeda agar leluasa saat menambalnya.

2. “Congkel” ban atau keluarkan ban dalam yang bocor. Tahap ini kita memerlukan pencongkel ban. Jadi sangat penting membawa pencongkel ban, tanpanya kita akan kesulitan kecuali ada benda lain yang dapat menggantikannya (contoh : sendok).

3. Temukan titik kebocorannya. Terkadang titik kebocoran ban dapat dilihat dengan mudah. Namun untuk bocor halus sedikit lebih susah. Maka terlebih dahulu kita pompa ban dalam tersebut agar lebih mudah titik kebocorannya.

4. Ampelas titik atau area lubang kebocorannya. Tujuannya agar meratakan permukaan yang akan di lem dan juga agar menimbulkan sedikit serabut ban yang akan membuat daya tempel tambal ban lebih kuat. Harus disiapkan juga bahwa tidak semua alat tambal ban sepeda ada ampelasnya. Kita bisa mensiasatinya dengan menggunakan alat-alat yang kita bawa atau membawa ampelas tentunya.

5. Lumaskan/oleskan lem tambal ban sepeda secukupnya. Oleskan lem pada area titik kebocoran seluas ukuran tambal ban sepeda kita dengan merata. Diamkan sejenak hingga sedikit mengering sebelum ditempel tambalannya.

6. Tempelkan tambal ban sepeda. Tempel dengan benar, lalu ditekan agar merekat dan biarkan sejenak hingga lem nya mengering.

7. Pasang kembali ban sepeda kita. Satukan ban dalam dan ban luar pada rims sepeda lalu pasang di sepeda. Pada saat memasang ban sepeda kita membutuhkan pencongkel ban juga. Setelah terpasang pastikan pemasangannya sudah benar, sehingga ban dapat berputar dengan sempurna dan dapat di rem dengan baik.

8. Pompa ban sepeda. Setelah terpasang kembali, isi angin dengan tekanan yang pas.

Cukup mudah bukan ? Nah, agar kita terhindar dari bocor ban saat bersepeda, yuk pahami beberapa faktor yang mengakibatkan ban sepeda kita bocor berikut ini :


1. Tekanan angin tidak sesuai, terlalu tinggi atau terlalu rendah. Pastikan saat kita bersepeda kondisi angin pada ban sepeda tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah tekanannya. Pastikan kita mengetahui psi maksimal dan psi terendah dari ban sepeda kita.

2. Kondisi jalan yang dilalui. Saat kita bersepeda kadang kala kita melalui jalur atau kondisi jalan yang beragam mulai dari aspal mulus, track tanah hingga makadan alias jalan berbatu. Kondisi jalan yang akan mempengaruhi terhadap daya tahan ban sepeda kita, maka dari itu saat kita melalui jalan yang rusak alangkah baiknya menyesuaikan tekanan angin dan lebih berhati-hati.

3. Kualitas ban sepeda yang dipakai. Ban sepeda (ban luar dan/atau ban dalam) yang sudah lama atau sudah ‘aus’ baik itu sudah tipis atau ada keretakan, maka akan lebih beresiko mengalami bocor ban saat digunakan. Maka dari itu jika ban sepeda kita sudah tidak layak pakai dianjurkan untuk diganti agar lebih safety.

4. Terkena benda tajam. Ini sih sudah jelas, mau sebagus apapun kualitas ban sepeda kita, kalau sudah terkena benda tajam (paku, beling, akar, ranting dan jenisnya) hingga robek atau tertusuk pasti akan bocor. Maka dari itu harap lebih waspada dan fokus saat “memilih jalan” dalam bersepeda.

Jadi, jangan lupa untuk selalu membawa peralatan bersepeda antisipasi jika terjadi kendala teknis. Perhatikan kondisi ban dan konsisi jalan yang dilalui. Pastikan tekanan angin ban sepeda kita sudah sesuai dengan track yang dilalui. Semoga bermanfaat, salam gowes.

Simak videonya berikut ini :

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by