Tips Merakit Sepeda

Merakit Sepeda / foto : swagtron.com

Disaat pandemi Covid-19 dan menjamur online shop, banyak masyarakat yang memilih membeli barang secara online. Tidak terkecuali dengan pesepeda, tak jarang kita membeli sepeda secara online yang mana kita harus merakitnya sendiri ketika sepeda yang kita beli tersebut tiba dirumah.

Merakit sepeda sebetulnya bukanlah hal yang rumit asalkan kita mengetahui bagian-bagian sepeda dan cara pemasangannya agar maksimla pada saat digunakan. Berikut ini tips merakit sepeda :

  1. Cek kelengkapannya, pastikan komponen atau bagian sepeda kita lengkap smuanya. Mulai dari seatpost, wheelset, fork dan lain sebagainya. Kelengkapan sepeda yang ada memudahkan kita dalam merakit sepeda. Selain itu juga kita harus mengecek kondisi sepeda yang kita terima dalam keadaan “mulus” semua bagiannya.
  2. Lepas tali pengikat pada setiap bagian sepeda dengan teliti. Sepeda baru bisanya setiap bagiannya dilapisi plastik atau kardus pelindung yang diikat menggunakan cable ties atau tali pengikat. Pada saat melepaskan cable ties tersebut tentunya harus menggunakan gunting atau cutter, nah ini perlu hati-hati agar tidak terkena ban atau bagian sepeda lainnya.
  3. Pasang seatpost dan saddle, dua komponen ini paling awal dipasang agar memudahkan kita memegang sepeda saat merakit. Atur ketinggian saddle dan kemiringan saddle agar nyaman pada saat nanti digunakan.
  4. Pasang handlebar terlebih dahulu pada stem. Saat kita membongkar “kemasan” sepeda yang baru tiba dari pengiriman, komponen yang paling terlihat menggantung adalah handlebar. Posisikan kabel-kabel yang ada handlebar dengan tepat. Pastikan juga handlebar yang terpasang pada stem harus center alias simetris karena akan sangat berpengaruh pada handling saat bersepeda.
  5. Pasang ban/wheelset, pastikan saat memasang wheelset quick release tidak terbalik. Bagian quick releas yang ada tuasnya berada disebelah kanan pada saat wheelset terpasang agar lebih mudah saat bongkar pasang wheelset. Pastikan juga posisi tuas quick release menghadap keatas.
  6. Isi angin, tahap ini bisa dibilang tahap paling mudah. Kita hanya perlu memompa ban sesuai dengan takaran udara yang tertera pada ban. Jika kita tidak menggunakan pompa sepeda yang ada “meteran” psi nya bisa juga menggunakan pompa biasanya, yang penting udara pada ban tidak terlalu keras atau terlalu rendah (disesuaikan). Pastikan juga “kembang” ban alias permukaan samping ban sepeda sudah merata terpasang pada velg sepeda saat ban dipompa.
  7. Pasang pedal, saat memasang pedal juga kita harus membedakan mana yang pedal bagian kiri dan bagian kanan. Cara mengetahuinya cukup mudah kita tinggal melihat huruf yang ada pada samping pedal. Huruf L berati Left (bagian kiri) dan huruf R berarti Right (bagian kanan). Pemasangan pedal kiri dan kanan diputar ke arah depan kearah ban depan.
  8. Setting rem/brakeset dan setting shifting, langkah ini cukup sulit dibanding memasang atau menyetting komponen lainnya. Namun seiring dengan jam terbang kita dalam bersepeda lambat laun akan dengan mudah mengatasinya.

Jika sepeda sudah terpasang dengan baik dan benar harap diingat bahawa bersepeda juga bukan hanya sekedar sepedanya saja yang siap tapi juga pesepedanya harus siap bersepeda. Pastikan kita sudah mengetahui teknik bersepeda dengan benar dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan bersepeda setiap kali kita gowes.

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by