Tips Memilih Sepatu Gravel

Sepatu Gravel / Foto : Canadian Cycling Magazine

Sepatu sepeda menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi performa saat bersepeda. Selain itu penggunaan sepatu sepeda juga sebagai safety dalam bersepeda. Tidak terkecuali bagi sepeda gravel. Dari sekian banyak sepatu sepeda, apa yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu gravel ? berikut ini tipsnya kutip dari cyclingnews.com :

1.Perbedaan dengan sepatu MTB

Apakah sepatu gravel sama dengan sepatu sepeda gunung (MTB) ? jawaban singkatnya, tidak. Sepatu gravel tidak sama dengan sepatu sepeda gunung.Sebagian besar sepatu sepeda gunung dilapisi dengan baik untuk menangkis saat melalui bebatuan (dan benturan) dan untuk melindungi kaki Anda dari jari-jari kaki tersentak kecepatan tinggi.

Sepatu sepeda gunung XC yang banyak digunakan orang pada track gravel, digunakan untuk sprint menanjak dan sangat berguna terutama pada balap CX (cyclocross). Tidak mungkin Anda memerlukan spikes untuk menunggang gravel, atau benar-benar bersepeda gunung di luar balapan, jadi sekali lagi ini menjadi beban yang tidak perlu.

Saat Anda menghilangkan elemen-elemen ini, Anda memiliki sepatu gravel. Mereka masih menggunakan bantalan gerigi dua baut yang sama seperti sepatu sepeda gunung dan akan memiliki lugs di bagian bawah yang melindungi pelat karbon atau nilon, tetapi juga memberikan traksi untuk ‘berjalan”.

2. Kekakuan (stiffness) bukanlah akhir segalanya

Saat kita berbicara tentang sepatu roadbike, kekakuan sering kali menjadi pilihan utama; Ketika permukaan berkendara menjadi kasar, sol karbon ultra-kaku tidak banyak meredam getaran yang masuk ke bagian bawah kaki Anda. Ambil permukaan yang kasar dan kayuh di atasnya selama tiga jam lebih, tentunya akan terasa tidak nyaman.

Foto : bikepacking.com

Sepatu gravel bertujuan untuk menemukan keseimbangan antara kekakuan dan redaman; yang dirancang untuk petualangan gravel sepanjang hari cenderung memilih nilon atau pelat yang diperkuat karbon. Beberapa sepatu gravel bahkan akan menampilkan zona lentur yang terpasang di depan pelat gerigi sepatu agar berjalan tidak terlalu kesulitan.

3. Pas (fit), konstruksi dan pengikat

Fit adalah aspek paling penting saat membeli sepatu untuk disiplin bersepeda apa pun karena jika kaki Anda tidak nyaman, Anda tidak akan mendapatkan pengalaman berkendara yang baik. Sepatu sepeda gravel yang dirancang untuk spektrum akhir balap akan memiliki volume yang sedikit lebih rendah sehingga tidak ada energi yang hilang saat kaki Anda m3ngayuh. Sepatu yang berorientasi pada ketahanan akan memiliki lebih banyak ruang untuk menampung saat kaki Anda mulai membengkak saat jarak tempuh berlalu.

Sebagian besar, bagian atas semua sepatu gravel dibuat dengan bahan sintetis, termasuk rajutan, tetapi ada juga yang masih menggunakan kulit bahkan suede. Meskipun kulit menawarkan kenyamanan lebih, tidak mengering secepat atau “bernafas” sebaik banyak pilihan sintetis

Seperti halnya sepatu roadbike dan MTB, sepatu gravel hadir dengan sistem retensi seperti tali, Boa, dan Velcro tergantung pada sepatunya. Tali menawarkan banyak penyesuaian dan bobot rendah, tetapi Anda tidak dapat dengan mudah menyesuaikannya dengan cepat.

Boa (atau sejenisnya) menggunakan kabel untuk menutup sepatu dan menawarkan penyesuaian cukup satu tangan yang mudah dan bobot minimal, sisi negatifnya adalah mereka lebih rentan terhadap kerusakan. Velcro adalah yang paling ringan dari kelompok itu dan memudahkan penyesuaian dengan cepat; namun, dapat terhalang oleh lumpur dan akan memburuk seiring waktu.

Sumber : cyclingnews.com

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by