Tips Memilih Sadel Untuk Sepeda Gravel

Foto : bikerumor.com

Sadel menjadi komponen yang sangat mempengaruhi kenyamanan bersepeda. Bagaimana tidak, setiap kayuhan. Tubuh kita ‘ditopang’ oleh sadel yang kita duduki. Salah memilih sadel yang tidak sesuai tentu akan membuat kita tidak nyaman yang akibatnya bisa membuat nyeri dan berpengaruh pada performa saat bersepeda. Begitupa dengan sepeda gravel, sadel sepeda gravel juga harus dipilih sesuai dengan karakteristik gennre bersepeda gravel tersebut. Berikut ini tips memilih sadel untuk sepeda gravel :

1. Pertimbangan

Kebanyakan orang beranggapan bahwa karena mengalami nyeri di area sadel, mereka membutuhkan sadel baru. Banyak pengendara sepeda berpengalaman telah melalui banyak sadel. Hati-hati sangat mudah untuk jatuh ke dalam korelasi tanpa lubang penyebab pembelian sadel yang tidak pernah berakhir. Hanya karena pelana tertentu bekerja pada waktu tertentu tidak berarti bahwa itu adalah satu-satunya sadel yang akan berfungsi. Dengan cara yang sama ketika Anda merasa sakit di area sadel Anda, itu tidak selalu berarti sadel adalah masalahnya.

Kevin Schmidt, pemilik Pedal PT, dan ahli fit sepeda memiliki tiga pertimbangan utama untuk pemasangan sadel. Atribut terpenting saat membeli sadel adalah lebarnya. Anda tidak dapat mengubah lebar sadel setelah membeli, jadi pastikan Anda memiliki pemahaman tentang lebar tulang duduk Anda dan pilih sadel yang sesuai. Setelah Anda mendapatkan sadel, pastikan ketinggiannya. Itu tidak selalu berarti level dengan level gelembung. Sebaliknya, itu berarti level yang membuat Anda merasa stabil dan tidak meluncur maju atau mundur saat mengayuh.

Poin terakhir yang dikemukakan Kevin adalah ketinggian. Tinggi sadel adalah bagian dari ukuran sadel yang biasanya tidak dipertimbangkan untuk pemilihan sadel, tetapi ketinggian yang salah dapat menyebabkan nyeri sadel yang tidak terduga. Misalnya, jika sadel Anda terlalu tinggi, hal itu dapat menyebabkan Anda sedikit bergoyang saat Anda meraih bagian bawah kayuhan pedal. Goyangan ini dapat menyebabkan lecet meskipun Anda mungkin memiliki sadel yang sempurna.

Foto : singlebe.com

2. Melambai vs Datar

Poin lain dari diskusi penting di dunia sadel adalah datar vs melambai. Sebagian besar merek memiliki rekomendasi untuk satu atau yang lain berdasarkan kemiringan panggul. Daripada memikirkan kemiringan panggul, pertimbangkan seberapa besar Anda suka bergerak dengan sadel.

Jika Anda suka banyak bergerak dengan sadel, maka sadeldatar adalah pilihan yang tepat. Jika Anda menginginkan perasaan yang lebih terkunci, maka profil yang melambai, akan membantu Anda tetap dalam satu posisi. Sebenarnya tidak ada pilihan benar atau salah di sini kecuali jika itu pilihan yang aspiratif.

Jika Anda suka banyak bergerak, jangan membeli sadel melambai karena menurut Anda Anda tidak boleh bergerak. Sadel yang melambai terkadang membuat Anda lebih terkunci, tetapi kemungkinan besar Anda masih akan bergerak. Saat Anda bergerak dengan pelana melambai, ukuran Anda akan berubah. Bergerak maju ke puncak tengah dan Anda telah secara efektif menaikkan tinggi sadel Anda.

3. Pertimbangan Khusus Gravel

Meskipun diskusi tentang sadel berlaku untuk semua sepeda, ini adalah pembahasan khusus untuk bersepeda gravel, jadi berikut adalah beberapa pertimbangan yang unik untuk disiplin tersebut. Tentu saja, ‘siklus kerikil’ mencakup spektrum yang luas. Bergantung pada bagaimana balapan vs petualangan dan all-road vs off-road bersepeda gravel Anda, beberapa fitur akan lebih, atau kurang, penting bagi Anda.

Banyak sepeda gravel menggunakan posisi ketahanan yang lebih rileks sehingga membuat pengendara lebih tegak. Saat Anda duduk tegak panggul Anda melebar dan lebar sadel yang diperlukan akan berubah. Pastikan Anda memperhatikan posisi Anda saat mengukur tulang duduk Anda.

Dibandingkan dengan sepeda roadbike, bersepeda gravel mungkin membuat Anda lebih sering bergerak dengan sadel. Traksi dan keseimbangan lebih merupakan masalah pada kotoran, lumpur, dan kerikil yang tidak rata. Pengendara sepeda gunung berpengalaman memiliki pengalaman berpindah ke bagian belakang sadel, atau depan sadel, karena medan membutuhkannya. Itulah salah satu alasan mengapa sadel sepeda gunung menjadi pilihan populer bagi pengendara sepeda gravel dan mungkin Anda harus memilih sadel yang berbeda untuk sepeda gravel.

Selain bergerak dengan sepeda untuk traksi, Anda mungkin akan lebih sering duduk. Pada sepeda roadbike, kemiringan yang curam akan sering membuat pengendara naik dan turun dari sadel yang juga memberikan istirahat dari posisi duduk, tetapi tidak selalu memungkinkan di medan yang longgar. Saat Anda perlu menahan beban di atas roda belakang untuk menahan traksi di tanjakan yang curam, Anda tidak tahan untuk mendaki. Itu berarti lebih banyak waktu ditanam di sadel Anda, dan lebih banyak kebutuhan akan sadel yang nyaman dan menyerap guncangan.

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by