Tips Biar Asyik Saat Gowes Mudik

Persiapan perbekalan, doc. Youtube tips gowes mudik Flashbike Trans7

Ingar bingar kultur musiman yang terjadi di masyarakat Indonesia saat Lebaran, yaitu Mudik, sudah terdengar sejak awal puasa. Semua itu berkat berita media cetak dan elektronika yang sudah mempersiapkan diri meliput di berbagai rute arus mudik paling populer di Indonesia, seperti Nagreg Kabupaten Bandung  dan jalur Pantura.

Aroma Mudik pun sudah tercium oleh para pesepeda yang dari tahun ketahun semakin banyak yang ingin melakukan perjalanan mudik dengan bersepeda. Terlebih pesepeda mudik masih menjadi hal unik hingga banyak media yang meliputnya.

Semua itu menjadi pemicu makin banyaknya pesepeda yang antusias ingin mudik bersepeda setelah melihat teman-temannya yang sudah sukses bersepeda  di musim mudik tahun-tahun kebelakang. Mereka selalu bercerita penuh sensasi dan tentu saja merupakan pengalaman perjalanan bersepeda yang sedikit berbeda.

Istirahat sambil menikmati pemandangan
Foto : Tito Aji Widyantoro
Posko pemudik pesepeda, doc. Cuham

Sayangnya, di Ramadhan tahun ini kemungkinan besar tak ada lagi aktivitas bersepeda mudik tersebut karena bencana pandemi Covid-19 yang hingga kini belum ada tanda-tanda berhenti. Bahkan beberapa wilayah di Indonesia masa pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada yang diperpanjang atau ada yang baru dilakukan.

Terlepas dari hal itu, ada baiknya juga aura dan spirit bersepeda mudik dibangkitkan kembali di tahun ini, setidaknya bisa diterapkan di tahun-tahun mendatang dengan harapan keadaan sudah membaik dan Covid-19 sirna dari muka bumi ini.  

Bersepeda untuk perjalanan mudik yang dilakukan saat puasa tentunya berbeda dengan di hari biasa, meski sama sama ngaboseh atau jaraknya sama sama jauh, saat bersepeda mudik ada banyak hal yang perlu diperhatikan, selain kondisi jalan yang padat.  Berikut ini tips yang ingin mudik dengan sepeda, mudah-mudahan bermanfaat:

Diliput media, doc. Suci Fitriana

1. Aturan standar yaitu kondisi sepeda beserta perangkat lainnya sudah dalam keadaan fit dan tersedia. Ini penting, cek semua kondisi.

2. Pastikan anggota keluarga sudah dikondisikan dengan nyaman termasuk barang bawaan dan oleh-oleh meski kita tidak bersama dalam satu kendaraan. Jangan sampai keluarga repot karena kita ngotot ingin boseh ke kampung halaman.

3. Berangkatnya mungkin semangat, tapi saat arus balik cenderung malas untuk boseh, untuk itu jangan lupa bawa tas sepeda, supaya saat arus balik nanti lebih aman dan nyaman.

4. Banyaknya barang yang ingin dibawa ke kampung, mungkin tidak semuanya bisa diangkut sepeda, paket kan via jasa kurir atau pos bisa menjadi solusi supaya bebannya berkurang.

Cek sepeda, Doc.Youtube Tips Gowes Mudik Flashbike Trans7

5. Sering seringlah mengabarkan kepada orang dekat, sudah sampai mana kita berada? karena kebanyak orang Lebaran menjadi hal penting hadirnya semua anggota keluarga. Jangan sampai keinginan kita boseh ke kampung menjadi beban pikiran anggota keluarga lainnya.

6. Hitung durasi akan berapa lama diperjalanan, dan berapa ongkosnya, kalau boseh ke kampung justru malah menguras dompet daripada pakai kendaraan bermotor, lebih baik dipikirkan lagi.

7. Siapa bilang pakai sepeda bebas macet, kondisi jalan luar kota yang cendrung nanjak ‘mudun’ dan bahu jalan sempit juga kurang baik, mungkin saat hari biasa kita masih aman berada di atas jalan aspal, tapi saat mudik jangankan jalan aspal, pinggir jalanpun penuh sesak, disinilah tantangannya dan diuji kesabaran puasanya, untuk titik-titik tertentu kita akan lebih banyak TTB (Tun Tun Bike).

8. Saat sahur, batasi asupan teh dan kopi karena akan mempercepat metabolisme yang hasilnya mempercepat rasa haus walau tak terdehidrasi

9. Saat sahur, disarankan konsumsi makanan yang lambat dicerna & memiliki serat tinggi, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, gandum, dan padi-padian

Kemacetan saat mudik, Doc. Suci fitriana
Kemacetan saat mudik, Doc. Agus septian H

10. Saat berbuka, dianjurkan konsumsi kurma atau pisang karena kaya akan kalium, karbohidrat &  magnesium, batasi makanan yang digoreng.

11. Konsumsi buah atau air antara berbuka dan sebelum tidur, setidaknya 4 – 6 gelas, hindari terlalu banyak es karena mempercepat rasa kenyang. (Sumber : Bike to Kampoeng)

Semoga tahun mendatang mudik bersepeda bisa dilaksanakan kembali, lebih semarak dan lebih khidmat. Selamat Idul Fitri 1441 Hijriyah, mohon maaf lahir batin. Tetap Sehat dan Semangat, bersepeda memang baik, tapi menjaga diri lebih baik, semoga badai cepat berlalu. Salam Boseh dan Go Green.

(Cucu Hambali, Bersepeda Itu Baik)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by