Tips Bersepeda Gunung Saat Musim Hujan

Tips bersepeda gunung saat musim hujan / Foto : Fahry Taufiq

Teknologi sepeda gunung yang semakin berkembang menjanjikan penggunanya mampu menaklukan hujan, lumpur dan trek yang licin sekalipun. Ban tipe soft compound dan suspensi dengan beraneka tuas untuk berbagai macam pengaturan menjadi komponen sakti penambah traksi. Apakah cukup untuk melibas ganasnya trek di musim hujan? Berikut tips bersepeda gunung di musim hujan :  

1. Pakaian

Foto : Fahry Taufiq

Tentu kita butuh jas hujan atau jaket tahan air (waterproof). Jaket tahan air sangat berguna untuk menjaga tubuh tetap kering dan hangat. Tubuh yang hangat dapat membantu pergerakan badan tetap fit, sehingga anda mampu mengontrol sepeda dengan baik di medan yang lebih licin. Lengkapi pelindung badan dengan celana dan sarung tangan tahan air, bila perlu gunakan juga pelindung mata guna melindungi cipratan air yang bisa membuat anda lambat.

2. Setting Sepeda

Foto : Fahry Taufiq

Batu dan akar yang menjadi licin, tanah yang melunak bahkan berlumpur akan sulit ditaklukkan dengan settingan sepeda saat cuaca normal. Kurangi kecepatan rebound suspensi beberapa klik dan tekanan ban beberapa psi guna menambah grip dan kontrol pada sepeda. Untuk hasil yang maksimal, ganti ban khusus kondisi basah dan atur beberapa fitur lain yang tersedia pada suspensi sepeda anda.

3. Cara Bersepeda

Foto : Fahry Taufiq

Posisi badan, kontrol ekstra, dan pemilihan jalur adalah kunci. Lakukan pengereman lebih awal dari biasanya, karena pada kondisi basah rem akan merespon lebih lambat dari kondisi kering. Hindari obstacle akar atau batu yang basah secara berlawanan arah permukaan. Mengikuti kontur batu atau akar yang semestinya akan memaksimalkan traksi ban yang menempel pada obstacle dan terhindar dari jatuh akibat tergelincir.

Terkadang Lumpur mudah menempel diban dan menumpuk di bagian frame atau fork. Hal ini menimbulkan kesulitan untuk memacunya kembali apabila sudah berhenti. Jaga momentum sepeda, manfaatkan beberapa obstacle untuk melakukan pump, dan kurangi pengereman berlebihan yang dapat membuat sepeda berhenti.

4. No dig, no ride

Foto : Fahry Taufiq

Daerah yang berbeda memiliki tipe tanah yang berbeda pula, pada daerah dengan tipe tanah merah akan sangat sulit dikendarai saat musim hujan. Sifat tanah merah yang sangat lengket ketika basah membuat tanah merah sangat mudah menumpuk pada ban. Istirahat atau menghindari trek dengan tipe tanah demikian di cuaca hujan mungkin pilihan yang tepat. Hujan yang terlampau ekstrim pun tidak selalu menjadi kondisi yang tepat untuk berlatih mengasah skill bersepeda gunung. Namun, tanah yang melunak dapat dimanfaatkan untuk membuat trek. Persiapkan cangkul dan sekop untuk membuat jalur baru atau sekedar menambah fitur di trek sepeda gunung favorit anda, cause no dig mean no ride, right?

Selain semua tips di atas, kondisi sepeda perlu diperhatikan dengan baik pasca bersepeda di musim hujan. Lumpur dan air hujan dapat dengan mudah memasuki bearing/ball bearing melalui sela-sela headset atau linkage sepeda anda. Servis berkala menggunakan jasa professional di bengkel portalsepeda bisa menjadi pilihan untuk sepeda kesayangan anda. See you on track !

(Fahry Taufiq)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by