Tips : Bersepeda di Turunan

Track turunan di jalur Pananjakan - Bromo / sumber foto : @federalove_cycling

Pada artikel sebelumnya portalsepeda.com telah membahas mengenai tips bersepeda di tanjakan, artikel kali ini kami membahas tips bersepeda di turunan.  Tidak bisa di pungkiri bahwa turunan selalu menjadi idaman pesepeda setelah gowes menanjak. Karena pada saat jalur menurun kita tidak perlu susah payah mengayuh sepeda hingga keringat bercucuran seperti pada saat menanjak, hanya tinggal duduk mengendalikan laju sepeda sembari menikmati turunan. Namun di jalur turunan pun sama berbahaya dengan jalur menanjak. Jika dalam menanjak bahayanya diakibatkan karena terlalu berlebihan memaksa kekuatan fisik, pada saat turunan lebih diakibatkan oleh masalah teknis sepeda, kondisi jalan dan skill bersepeda.

Beberapa kasus kecelakaan bersepeda saat turunan diakibatkan oleh kendala teknis dari sepeda. Salah satu penyebab utamanya adalah masalah pada rem, entah itu kabel remnya nya putus atau juga “ngelos” saat di turunan. Kedua masalah tersebut dapat diakibatkan karena pemasangan atau penyetelan rem yang kurang tepat dan juga karena terlalu cepat meluncur di turunan sehingga sistem pengereman tidak dapat berfungsi dengan baik karena disc brake nya sudah terlalu panas. Namun banyak juga kasus kecelakaan sepeda di jalan menurun diakibatkan ketidak waspadaan pesepeda itu sendiri. Terlalu asik menikmati turunan sehingga lupa dan tidak dapat mengontrol kecepatannya dan akhirnya terjatuh atau juga menabrak. Terluka dan kerusakan sepeda pun menjadi akibatnya bahkan juga hingga merenggut nyawa sang pesepeda.

The 2019 UCI Mountain Bike World Cup Season
sumber foto : mbaction.com

Berikut ini kami berikan tips bersepeda di turunan bagi sobat gowes agar aman dan nyaman saat menghadapi jalanan menurun, antara lain :

  • Mengatur kecepatan sepeda. Semakin cepat kita melaju diturunan akan semakin sulit mengontrol laju sepeda dan sangat berbahaya jika kondisi jalan curam, padat kendaraan, licin ataupun jalannya rusak. Setiap pesepeda sejatinya dapat memperhitungkan kecepatan sepedanya masing-masing ketika dijalanan menurun.
  • Perhatikan teknik pengereman sepeda. Pergunakanlah rem belakang terlebih dahulu sebelum menekan rem depan dan jangan menekan rem terlalu keras agar tidak selip atau bahkan bisa mengakibatkan sepeda terjungkal di turunan.
Teknik pengereman
sumber foto : westannexnews.wordpress.com
  • Mengatur ketinggian sadel. Ketika bersepeda kita harus mengatur ketinggian seatpost sesuai tinggi badan kita masing-masing agar posisi kaki dapat mengayuh sepeda secara optimal. Pada track yang menurun disarankan menurunkan ketinggian seatpost sepeda kita karena pada saat menurun kaki kita harus dapat menyentuh tanah dengan mudah untuk mengontrol laju sepeda jika sepeda kita ‘oleng’. Selain itu juga agar sepeda tidak mudah terbalik atau terjungkir kedepan jika mengerem mendadak.
  • Atur posisi badan. Ketika dijalan menurun kita akan lebih merasakan goncangan dari kontur jalan yang dilalui dibanding pada saat dijalan datar atau menanjak. Posisikan badan kita setengah berdiri dengan posisi kaki setengah menekuk agar lebih lentur dan agar badan kita tidak ‘terpontang-panting’ ketika jalanan yang dilalui bergelombang atau rusak .
Posisi badan dan genggaman saat bersepeda menurun
sumber foto : rotorbike.com
  • Genggam stang sepeda dengan kuat. Ketika jalan menurun akan menambah kecepatan laju sepeda kita yang membuat handling pada sepeda ‘bergerak’ mengikuti kontur jalan. Hal tersebut berbahaya karena stang dapat berbelok sendiri diturunan jika kita tidak memegangnya dengan kuat ketika mengatur handling laju sepeda.
  • Fokus, point ini sebenarnya point utama dari point lainnya. Sehebat apapun skill bersepeda kita dan sebagus apapun komponen-komponen yang ada di sepeda kita tak berguna jika kita tidak fokus saat bersepeda diturunan. Usahakan jika diturunan agar tidak mengobrol rekan pesepeda lain serta wajib memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar agar tidak menabrak atau terjatuh.

Kesimpulannya adalah apapun jenis sepedanya, berapapun usia kita dan kemana pun sepedaannya, bersepeda lah sesuai kemampuan. Berhati-hati dan tetap fokus di turunan, jangan terbawa emosi saat ditanjakan terlebih jika ada pesepeda lain yang menyalip anda, dan jangan malu/gengsi untuk TTB (mendorong sepeda)  jika anda kurang yakin di turunan atau tidak kuat di tanjakan. Kualitas fisik dan keadaan sepeda yang anda miliki menentukan keamanan anda saat bersepeda. Maka dari itu alangkah baiknya lakukan pengecekan kondisi sepeda kita sebelum bersepeda, membawa P3K dan selalu Safety Riding gunakan helm ya sobat gowes. Salam Kring Kring !!

editor : Agus Septian Heryanto

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by