Tips Agar Bersepeda Sendirian Tetap Menyenangkan

Bersepeda Jarak Jauh Sendirian, foto : dok. Dicky Baratawiria

Melakukan aktivitas bersepeda sendirian di masa sekarang menjadi pilihan bijak buat pegiat sepeda agar tetap sehat, aman, nyaman dan mencegah tertularnya dari virus Corona. Meskipun bersepeda bersamapun tetap diperkenankan selama menerapkan protokol kesehatan bersepeda yaitu tidak lebih dari 5 orang, jaga jarak, tidak berkerumun, membawa alat pelindung diri dan tidak berlama-lama.

Jauh sebelum adanya kasus pandemi  Covid-19, sudah banyak pegiat sepeda yang melakukan aktivitasnya sendirian, terutama bagi mereka yang senang bersepeda petualangan atau jarak jauh. Bagi mereka bersepeda sendirian terasa lebih enjoy dan tanpa beban. Baik buruknya menjadi tanggung jawab sendiri.

Bukan bermaksud egois, tertutup, atau enggan menjalin kebersamaan, mungkin bagi mereka ini soal sensasi dan kesenangan tersendiri yang pasti berbeda dan belum tentu didapat manakala bersepeda bersama. Tapi sewaktu-waktu mereka juga melakukan bersepeda dengan banyak.orang.
Beberapa dari mereka kalaupun bersepeda bersama tak lebih dengan 2 sampai 3 orang, karena menurutnya karakter orang itu berbeda-beda, semakin banyak karakter semakin sulit untuk menemukan kesepekatan bersama, yang timbul malah konflik kesalah pahaman.  

Bersepeda Sendirian di Perkotaan
foto : Agus Septian H

Besepeda sendirian atau solo punya kelebihan karena bisa fleksibel mengatur ritme bersepeda dan mengatur jeda istirahat sesuai dengan kemampuan sendiri tanpa harus menunggu komando orang lain.

Kemampuan para pesepeda tidaklah sama, bersepeda bersama akan terasa  riskan jika masing-masing tidak bisa mengontrol diri untuk saling mengimbangi rekan pesepeda lainnya. Kalau sama-sama fit mungkin tidak terlalu masalah, tapi jika salah satu rekan ada yang dipaksakan akibatnya fatal.

Selain punya kelebihan, tentu saja bersepeda solo juga ada kekurangannya, manakala menghadapi kendala seperti kerusakan sepeda atau kecelakaan, mau tak mau harus diatasi sendiri dan yang pasti tidak ada teman bercanda dan tertawa saat diperjalanan.

Tips Bersepeda Sendirian

Tips di bawah ini disampaikan oleh salah seorang pesepeda solois khususnya perjalanan jarak jauh yang jam terbangnya sudah cukup tinggi berpetualang melintasi berbagai daerah di Indonesia, yaitu Dicky Baratawiria atau akrab disapa kang Dicky yang juga aktivis Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, WANADRI.

Sensasi Bersepeda Sendirian
foto : dok. Faris Shidiq B2C

Tips ini berlaku untuk bersepeda sendirian baik jarak pendek ataupun jarak jauh, hanya saja khusus untuk jarak jauh persiapannya akan lebih kompleks sesuai jarak yang akan ditempuh. Mungkin tips ini tidaklah sempurna, tapi semoga ada manfaatnya dan bisa diterapkan, antara lain :

  • Membawa identitas, antisipasi jika terjadi “emergency“.
  • Perbekalan cukup.
  • Jangan lupa selalu bawa air minum.
  • Kondisi sepeda siap dan layak terutama bagian yang sangat vital yaitu rem.
  • Selalu membawa peralatan/tool dan part dasar terutama untuk rem dan ban dalam. 
  • Selalu bawa raincoat atau jas hujan yang simple.
  • Karena saat ini tengah terjadi wabah Corona, tentu saja sangat disarankan untuk menerapkan protokol kesehatan.
  • Tentukan rute yang akan kita lalui agar fokus.
  • Rute, lokasi, atau trek yang akan dituju harus sesuai jam terbang, jika masih pemula jangan memaksakan bersepeda di medan-medan berat. Lebih baik bersepeda diperkotaan saja atau di jalur-jalur yang cenderung datar.
  • Lakukan bersepeda sesuai irama dan kemampuan.
  • Tetap berbudaya disiplin dijalan.
  • Nikmati setiap perjalanan dan kayuhan. 
  • Dan yang tak kalah pentingnya adalah dokumentasi perjalanan.

“Kita harus selalu siap menghadapi ketidakpastian, itulah tantangan terbesarnya. Diperjalanan banyak kendala lain yang juga harus siap dihadapi. Tapi semua kendala bisa diatasi dengan persiapan yang cukup matang dan tidak memaksakan. Selalu berkabar dengan orang dirumah atau rekan-rekan untuk jaga-jaga.” Ucap kang Dicky melalu whatsapp.

Bersepeda Jajal Trek Sendirian
foto : doc. Sigit Hadmono PUMA

“Setiap orang punya pengalaman dan sense yang berbeda. Mulailah dengan satu kayuhan bersepeda sendirian, suatu saat tidak terasa bahwa kita sudah menempuh jutaan bahkan tak terhingga kayuhan.” lanjutnya.

Bersepeda sendirian memang menyenangkan. Tapi ada saatnya juga akan mengalami perasaan jenuh. Jadi, sesekali lakukan juga bersepeda berdua, bertiga atau beramai-ramai agar ada variasi dalam perjalanan bersepeda kita. Tetap sehat dan semangat. Bersepeda memang baik, menjaga diri lebih baik. Semoga Covid-19 segera berakhir. Salam boseh dan go green.

(Cucu Hambali, Bersepeda Itu Baik)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by