Tata Cara Bersepeda Di Jalan dan Persimpangan

Pesepeda di Kota Bandung / foto : portalsepeda.com

Hingga saat ini keberadaan pesepeda di jalan raya masih di “anak tirikan”. Mulai dari belum adanya jalur sepeda yang terproteksi hingga rawannya keselamatan pengguna sepeda di jalan raya. Bersepeda di jalan raya memang tidak semudah dibayangkan, perlu kewaspadaan karena saat berada di jalan kita berdampingan dengan berbagai macam kendaraan bermotor. Jika “salah” saat bersepeda tentunya akan membahayakan bagi keselamatan.

Hal tersebut menjadi salah satu latar belakang perjuangan kawan-kawan Bike To Work Indonesia dan para pegiat sepeda lainnya dalam “mengadvokasi” pemerintah agar lebih peduli terhadap pesepeda. Maka dari itu selagi perjuangan itu disuarakan, alangkah baiknya kita selaku pesepeda (terutama pesepeda baru) untuk memahami bagaimana tata cara bersepeda di jalan dan di persimpangan dengan benar. Dalam Panduan Bersepeda dijelaskan bagaimana caranya kita saat bersepeda di jalan dan persimpangan seperti berikut ini :

Tata cara bersepeda di jalan :

  • Pesepeda wajib menggunakan jalur sepeda yang tersedia.

Usahakan untuk selalu menggunakan jalur sepeda di ruas jalan yang tersedia. Jaga jarak minimal 1,5 meter dengan kendaraan lain.

  • Tetap di tepi apabila jalur sepeda tidak tersedia.

Selalu tetap di tepi jalan saat bersepeda di jalan tanpa jalur sepeda. Jika bersepeda bersama orang lain, Sejajar tidak boleh lebih dari dua sepeda.

  • Jika memungkinkan, sepeda diperbolehkan di trotoar.

Trotoar dengan lebar minimal 2,2 meter memungkinkan untuk dilewati pesepeda. Namun ingat, pejalan kaki harus diberikan prioritas saat melintas, khususnya disabilitas.

Tata cara bersepeda di persimpangan :

  • Gunakan sinyal tangan untuk berbelok

Selalu gunakan sinyal tangan saat akan berbelok, berhenti, atau mempersilakan pengguna jalan lain untuk mendahului Anda

  • Lampu merah = BERHENTI

Ingat, sepeda wajib untuk mematuhi rambu dan aturan lalu lintas! Pesepeda wajib BERHENTI jika lampu merah menyala. Selalu ikuti isyarat lalu lintas yang ada.

  • Disarankan untuk melakukan Hook Turn saat berbelok di simpang

Di saat Anda ingin berbelok ke kanan di sebuah persimpangan, disarankan untuk melakukan penyeberangan dua tahap dengan metode Hook Turn untuk keselamatan Anda.

Kedua tips diatas diharapkan dapat kita pahami dan dilakukan saat bersepeda. Terutama bagi pesepeda pemula yang baru memulai bersepeda. Keselamatan bersepeda memang ditentukan banyak faktor. Apalagi saat bersepeda di jalan dan di persimpangan menjadi titik yang krusial bagi pesepeda. Yuk pahami bagaimana bersepeda yang baik dan benar. Salam Gowes !

Sumber : Dokumen A3 Panduan Bersepeda (Kolaborasi B2W Indonesia, FDTJ, MTI Jakarta, DTKJ dan RSA)

Panduan Bersepeda dapat diakses di : KLIK DISINI

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by