“Sikasep Terlalu”, Silaturahmi dan Koordinasi Kampanye Bersepeda Tertib Berlalu Lintas

Windu Mulyana salah satu relawan Sikasep Terlalu melakukan edukasi dengan pengeras suara di Simpang Dago Ciakapayang (12/07/20) / foto : portalsepeda.com

“Sikasep Terlalu” yang memiliki arti dalam bahasa sunda Si Tampan Terlalu ini merupakan singkatan dari sebuah program yang digagas oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung dan kawan-kawan pesepeda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pesepeda Bandung Raya.

Dinas Perhubungan Kota Bandung berkolaborasi dengan komunitas sepeda di Bandung untuk membuat program edukasi protokol bersepeda berkelanjutan. Diawali dengan rapat bersama pada hari Rabu (08/07/20) di Kantor dinas Perhubungan Kota Bandung di kawasan Gedebage Bandung. Pihaknya meluncurkan program yang bernama Sikasep Terlalu (Silaturahmi dan Kordinasi Kampanye Bersepeda Tertib Berlalu Lintas)

Program Sikasep Terlalu tersebut berawal dari kegiatan edukasi protokol bersepeda yang dilakukan oleh komunitas Marshall Cycling Bandung di area Dago Cikapayang pada Minggu pagi (05/07/20). Aksi positif tersebut nampaknya mendapat sorotan dari pemerintah Kota Bandung.

Selain itu juga dengan meningkatnya jumlah pengguna sepeda di Kota Bandung, memang seyogyanya pemerintah sudah seharusnya memperhatikan pesepeda sebagai sesama pengguna jalan. Apalagi faktor ketertiban berlalu lintas dan faktor keselamatan bagi pesepeda di jalan raya masih menjadi “PR” yang serius.

Dishub Kota Bandung melakukan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pesepeda Bandung Raya (08/07/20) / foto : portalsepeda.com
Pesepeda memadati kawasan Dago Cikapayang Kota Bandung (12/07/20) / foto : portalsepeda.com

Ferlian Hady selaku Kasie. Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Bandung menjelaskan Visi dan Misi dari program Sikasep Terlalu ini antara lain :

Visi :

Membuat para pesepeda paham dan patuh dalam menjalankan protokol keselamatan berlalu lintas dan protokol kesehatan.

Misi :

Melakukan kampanye edukasi dengan turun kejalan melakukan orasi, membentangkan spanduk, membuat eposter, serta berdialog di media elektronik.

Dari hasil rapat tersebut disepakati bahwa program Sikasep Terlalu ini akan dilaksanakan setiap hari Minggu pagi bulan Juli hingga bulan Desember mendatang. Para peserta kampanye dan edukasi juga dibatasi setiap minggunya hanya 30 pesepeda saja dari berbagai komunitas. Nantinya mereka akan di bagi 4 titik lokasi edukasi disepanjang Dago Jl. Ir. H. Djuanda kota Bandung. Kawasan Dago Cikapayang dipilih karena menjadi “pusat” aktivitas bersepeda di Kota Bandung.

“Kita sepakati kegiatan kampanye dan edukasi Sikasep Terlalu ini dilaksanakan setiap hari Minggu pagi dengan mengajak 30 pesepeda perwakilan dari komunitas secara bergiliran. Sedangkan Dishub Bandung sebagai supporting yang akan mendampingi rekan-rekan dalam setiap kegiatannya.” jelas Sultoni selaku Kasie. Bina Transportasi Dinas Perhubungan Kota Bandung saat memimpin rapat kordinasi pada Rabu siang (08/07/20).

Ronny C59 ketua program Sikasep Terlalu sedang memberikan edukasi bersama kawan-kawan pesepeda di Simpang Dago Cikapayang / foto : portalsepeda.com
Pesepeda memadati kawasan Dago Cikapayang Kota Bandung (12/07/20) / foto : portalsepeda.com

“Kegiatan edukasi ini kami lakukan atas dasar kepedulian kawan-kawan terhadap meningkatnya jumlah pesepeda di kota Bandung. Dimana masih banyak pesepeda yang belum memahami bagaimana protokol bersepeda yang benar mulai dari faktor keselamatannya hingga faktor berlalu lintasnya.” ucap Ronny C59 selaku ketua program Sikasep Terlalu pada sesi rapat di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung (08/07/20).

Nantinya mereka akan di bagi 4 titik lokasi edukasi disepanjang Dago Jl. Ir. H. Djuanda kota Bandung. Kawasan Dago Cikapayang dipilih karena menjadi “pusat” aktivitas bersepeda di Kota Bandung.

Seperti halnya pada Minggu kemarin (12/07/20) sebanyak 30 pesepeda dari berbagai komunitas melakukan aksi kampanye dan edukasi tersebut. Kegiatan ini juga didampingi oleh satuan dari Dinas Perhubungan Kota Bandung selaku supporting dalam program Sikasep Terlalu ini.

Materi atau pesan yang disampaikan setiap kali kampanye dan edukasi ini antara lain :

Materi Protokol Kesehatan :

  1. Kenakan masker.
  2. Jaga jarak.
  3. Gunakan Hand Sanitizer.
  4. Jangan bergerombol.
  5. Jangan sentuh bagian wajah saat bersepeda.
  6. Kenal dan paham kemampuan fisik masing-masing.
Relawan edukasi mengarahkan pesepeda untuk menggunakan lajur kiri (12/07/20) / foto : portalsepeda.com
Pesepeda tidak menorobos lampu merah / foto : portalsepeda.com

Materi Protokol Keselamatan Berlalu Lintas :

  1. Jangan terobos lampu lalu lintas.
  2. Jaga jarak.
  3. Fokus saat bersepeda.
  4. Beri signal saat berbelok.
  5. Gunakan lajur sepeda yang tersedia.
  6. Maksimal berjajar 2 sepeda.

Tidak hanya dilakukan kampanye dan edukasi, setiap kegiatan juga dilakukan pengitungan jumlah pesepeda yang melintas di kawasan Dago. Penghitungan dilakukan di 2 titik lokasi penghitungan salah satunya di depan SMAN 1 Bandung. Seperti yang dilakukan Kang Cuham pada Minggu kemarin (12/07/20), ia mencatat ada sebanyak 5.952 pesepeda yang melintas dari arah Dago Cikapayang menuju Dago Atas selama jam 07.35 – 08.58 WIB.

Diharapkan dengan adanya program Sikasep Terlalu kolaborasi kampanye dan edukasi ini semakin banyak pesepeda yang taat aturan, peduli keselamatan serta berbagi jalan.

Kang Cuham melakukan pengitungan jumlah pesepeda yang melintas di kawasan Dago (12/07/20) / foto : portalsepeda.com
STOP !! Pesepeda Menerobos Lampu Lalu Lintas / foto : portalsepeda.com

“Perubahan hanya bisa dicapai ketika semua bersama bergerak”

Sikasep Terlalu

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by