Seberapa Miring Track Tanjakan Favoritmu ?

Gowes nanjak / Foto : portalsepeda.com

Semenjak viralnya tanjakan Cijengkol atau juga tanjakan Nyiru yang berlokasi di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung, membuat banyak pesepeda yang berburu tanjakan untuk “ditaklukan” atau sekedar untuk share di media sosial. Nah berbicara soal tanjakan kiranya bagaimana cara mengukur kemiringan tanjakan ?

Sebetulnya saat ini sudah tersedia berbagai aplikasi atau platform yang dapat memberikan data-data “geografis”. Seperti halnya pada aplikasi Strava, setiap rute yang kita lewati akan secara otomatis tercatat data-data tersebut, salah satunya kemiringan tanjakan atau juga disebut grade.

Kemiringan dari fitur fisik, bentuk lahan atau garis yang dibangun mengacu pada tangen dari sudut permukaan tersebut ke horizontal. Ini adalah kasus khusus kemiringan, di mana nol menunjukkan horizontal. Angka yang lebih besar menunjukkan derajat “kemiringan” yang lebih tinggi atau lebih curam. Seringkali kemiringan dihitung sebagai rasio dari “naik” ke “lari”, atau sebagai pecahan (“naik di atas lari”) di mana lari adalah jarak horizontal (bukan jarak sepanjang lereng) dan kenaikan adalah jarak vertikal.

Sumber : wikipedia.org
Sumber : wikipedia.org

lereng dengan fitur fisik yang ada seperti ngarai dan lereng bukit, sungai dan tepi sungai dan dasar sungai sering digambarkan sebagai tanjakan, tetapi biasanya tanjakan digunakan untuk permukaan buatan manusia seperti jalan, perataan lanskap, kemiringan atap, rel kereta api, saluran air, dan pejalan kaki atau rute sepeda. Kemiringan dapat mengacu pada kemiringan longitudinal atau kemiringan melintang tegak lurus. Kemiringan (slope) adalah keadaan dimana ada bidang atau permukaan yang tidak rata, disebapkan ada bagian yang tinggi dan ada bagian yang rendah. 

Besar kemiringan (slope) dapat dinyatakan kedalam tiga bentuk yakni gradien, persentase, dan derajat. Agar lebih kuat dalam memahami kemiringan sebaiknya kita flashback sejenak pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga ABC yang mungkin telah dipelajari di bangku SMA maupun SMP, karena rumus perbandingan trigonometri tersebut merupakan dasar dalam mempelajari perhitungan kemiringan.

sumber : lorenskambuaya.blogspot.com

Cara menghitung gradien kemiringan

Gradien merupakan perbandingan antara jarak vertikal dan jarak horizontal, rumusannya bisa ditulis y : x. Agar lebih jelas kalian bisa lihat pada gambar segitiga ABC diatas. Gradiennya yaitu jarak vertikal : jarak horizontal (3 : 12, yang bisa disederhanakan menjadi 1 : 4).

sumber : lorenskambuaya.blogspot.com

Cara menghitung persentase kemiringan

Persentase kemiringan (S) = (y/x) x 100%

S = 3/12 x 100% = 25%

Cara menghitung derajat kemiringan

Rumus menghitung derajat kemiringan

tan α = y/x     α = tan -1 (y/x)   

tan α = 3/12    α=  tan-1(3/12) = 14,030

Seberapapun nanjaknya track yang kita lewati, ingat, tetap sesuai batas kemampuan fisik kita ya sobat portal. Jangan memaksakan jika tidak kuat, dorong/tuntun saja atau istirahat sejenak. Tentunya jangan lupa selalu berlatih agar bisa melahap tanjakan-tanjakan yang ada di daerah kita, salam gowes !

Sumber : berbagai sumber

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by