Login

Register

Login

Register

SAGE V3, Ebike Polygon Dengan “Cita Rasa” Minivelo

POLYGON SAGE V3

Setelah sebelumnya kami membahas mengenai sepeda listrik (Ebike) Polygon Path E5, kali ini kami akan sedikit mengulas Sage V3. Polygon sendiri pada hari jadinya yang ke 30 beberapa waktu lalu melakukan test ride Polygon Path E5 dari Sidoarjo menuju Jakarta dengan nama Ebike Touring Polygon 2019.

Namun dalam kegiatan tersebut tidak hanya menggunakan Path E5 sebagai tunggangan utamanya, namun juga membawa Sage V3. Tampilan Sage V3 memang bisa dibilang paling unik dibanding desain sepeda Polygon yang lain. Model minivelo yang diterapkan Sage V3 ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggunanya.

Tim portalsepeda.com sempat menjumpai tim Ebike Touring Polygon 2019 di Rodalink Jl. Otista Bandung sekaligus juga berbincang dengan pihak Polygon, Sujud Sudrajat selaku Project Event Polygon tersebut.

“Salah satu target pasar kami dengan meluncurkan Ebike khususnya Sage V3 ini adalah para pegiat Bike To Work. Karena dengan ukuran sepeda yang bisa dibilang cukup kecil ditambah dengan tambahan daya tenaga listrik, kami rasa ini merupakan sepeda yang tepat untuk digunakan sehari-hari di perkotaan. Jadi contohnya bagi masyarakat yang ingin bersepeda ke tempat kerjanya dengan menggunakan Ebike ini bukan hal yang mustahil dilakukan setiap hari karena memberi kemudahan dengan sistem pedal assist sehingga tidak terlalu lelah dalam bersepeda. Maka dari itu kami harapkan Ebike Sage V3 dan lainnya ini bisa menjadi pilihan.” Sujud menjelaskan.

Selain dari bentuk desain yang unik mengadopsi model minivelo, dari segi ukuran juga cukup kecil. Hal ini memudahkan penggunanya untuk digunakan sehari-hari melibas jalanan di perkotaan yang sarat akan kepadatan kendaraan bermotor. Tak heran jika pihak Polygon membuat Sage V3 ini sebagai City Bike.

Menggunakan ban ukuran 20” x 2.0 cukup mumpuni digunakan untuk track yang bervariatif, apalagi menggunakan merk Veetireco Speedster yang mempunyai grip yang dapat digunakan di offroad maupun onroad. Sadel menggunakan merk Entity sedangkan termasuk juga Handgrip dan stem menggunakan merk yang sama.

Untuk sistem pengerman (Brake Lever, Master Disc Brake dan Disc Brake) pada Ebike Polygon Sage V3 ini menggunakan merk Tektro. Kabel-kabel rem dan shifter pun dipasang rapi kedalam frame sehingga lebih rapi dilihat.

Hub yang digunakan menggunakan merk Entity LNX36V250W-20 sebagai penggeraknya. Ditambah penggunaan shifter Shimano Altus, RD Shimano Clariss, Sprocket Shimano 8 speed ukuran 12-32 T dan Chainring ukuran 48 T membuat pengendaranya dapat memacu Sage V3 ini dengan cukup kencang.

Terdapat banyak pilihan warna untuk Ebike Sage V3 ini dengan warna-warna yang nyentrik dipandang, mulai dari warna gelap (Hitam dan Merah Maroon) hingga cerah (Biru Muda dan Lime dll) dapat sobat gowes pilih sesuai selera masing-masing.

Jika Ebike pada umumnya bisa dengan mudah dibongkar pasang batterainya pada saat pengecasan, berbeda dengan Ebike Sage V3 ini. Kita tidak disarankan untuk membuka pasang sendiri batterainya, karena memang cukup sulit juga membongkar pasangnya karena letak batterainya berada di dalam frame downtube. Namun disisi lain memang memudahkan penggunanya dalam mengisi (charge) batterai tersebut tanpa perlu melepasnya, tinggal colok atau sambungkan saja kabel charging-nya pada sepeda.

Memiliki 5 tingkatan sistem assist yang bisa diatur sesuai dengan keinginan dari penggunanya lewat aplikasi yang dikembangkan oleh Polygon, dimana pengendara tidak hanya terhubung dengan google map saja, namun juga dapat merekam jumlah trip dan akumulasi tempuh dalam km selama mereka menggunakan sepeda ini. Selain itu, Polygon juga memfokuskan pada keamanan pengendara-nya dengan membatasi kecepatan maksimal sejauh 25 km per jam.

Saat kami coba mengendarainya di area Tegalega Bandung, memang Ebike satu ini lebih responsif saat dikendarai. Model yang diperuntukan untuk semua gender (unisex) memudahkan penggunanya mengendarai Sage V3 ini. Sedangkan dari segi harga memang bisa dibilang relatif murah jika dibandingkan dengan harga Ebike lainnya, di angka 13 juta rupiah kita dapat memilikinya.

Jadi, apakah dengan hadirnya Sage V3 dari Polygon ini akan mampu mendongkrak pamor Ebikes di Indonesia ?

2 thoughts on “SAGE V3, Ebike Polygon Dengan “Cita Rasa” Minivelo

    1. betul.. apalagi sekarang sedang booming sepeda minivelo dan Ebikes, menjadi perpaduan yang inovatif dari pihak polygon,, dan tentunya bisa menjadi “pemanas” pabrikan lain..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *