Review Brompton & Element Pikes, Serupa Tapi Tak Sama

Review Brompton dan Element Pikes

Semenjak kemunculannya di pangsa pasar sepeda, Element Pikes menjadi begitu trending dikalangan penggemar sepeda lipat. Bukan tanpa sebab karena bentuknya sangat mirip dengan sepeda lipat asal Inggris, Brompton. Meski terlihat kembar identik, namun keduanya ternyata memiliki perbedaan alias “Serupa Tapi Tak Sama”.

Melihat tingginya animo pesepeda terhadap sepeda lipat Brompton dan Element Pikes, portalsepeda.com sengaja membandingkan kedua sepeda ini. Apa saja perbedaannya ? berikut ini hasil perbandingannya :

Keterangan Sepeda :

Element Pikes  : Handlebar tipe M, rak belakang, spatbor/fender, dual gear depan,  internal gear 3 speed.

Brompton : Handlebar tipe S, single gear depan, eksternal gear 2 speed.

Dari hasil penimbangan Element Pikes lebih berat dibanding Brompton yang kami review kali ini (selisih 2 kg). Jika Element Pikes tanpa menggunakan fender, rak dan single gear depan kemungkinan selisih dengan Brompton ini hanya 1 kg saja. Disisi lain jika kita membeli Element Pikes, kita tidak perlu repot lagi beli fender dan rak belakang karena sudah menjadi perlengkapan standar.

Dari data pengukuran tabel diatas secara garis besar Element Pikes lebih kecil ukurannya dibandingkan Brompton. Meski perbedaannya paling banyak hanya selisih 5 cm saja namun tetap terasa begitu kita memakainya. Maka dari itu banyak orang menyebutnya bahwa Element Pikes adalah kembar identiknya Brompton.

Untuk bagian pengereman (Hand Break dan Caliper Break) Brompton menggunakan produksi khususnya yang diberi “cap” bergambar sepeda lipat Brompton. Sedangkan untuk Element Pikes menggunakan produksi pabrikan lain.

Ban dan velg yang digunakan sama-sama menggunakan ukuran 16” namun dengan merek berbeda. Brompton menggunakan merek ban Schwalbe Marathon Racer, sedangkan Element Pikes menggunakan Deli Tire. Namun kedua ban ini sama-sama menggunakan reflektor pada bagian pinggir bannya.

Meski secara komponen menggunakan merek berbeda, namun untuk Element Pikes dan tipe Brompton yang menggunakan internal gear, keduanya sama-sama menggunakan hub internal dari pabrikan Sturmey Archer. Keduanyapun sama-sama mengadopsi kecepatan internal 3 speed hingga 6 speed.

Kerapihan pengelasan dan kualitas komponen memang berbeda, standar Brompton yang merupakan produk yang telah lama muncul tentu memiliki standar kualitas yang lebih tinggi jika dibanding Element Pikes yang baru muncul. Terlihat pengelasan pada Brompton sangat mulus dengan menggunakan teknik welding/brazing khusus, begitu juga untuk kualitas komponen lainnya.

Jika dibandingkan dari segi harga, sudah menjadi rahasia umum bahwa keduanya memiliki selisih harga yang sangat jauh. Namun bagaimana perbandingan dari segi kenyamanan dan peformansi saat bersepeda ?

Untuk lebih fair dalam penilaian ini, kami mendatangkan 2 orang reviewer dengan latar belakang yang berbeda, Sigit Wiriyatmo (58) dan Reno Trigius (25). Keduanya melakukan test drive Brompton dan Element Pikes secara bergantian. Lokasi yang kami pilih untuk review ini berada di Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Berikut ini hasil penilaian dari kedua reviewers :

Kedua sepeda lipat ini karena sama-sama menggunakan “sistem” 3 lipatan (Three Fold), kedua reviewers memberi penilaian yang sama (bintang 5) dari segi kemudahan melipatnya. Tidak hanya pada kedua sepeda ini saja, “sistem” 3 lipatan ini memang sedang marak diterapkan pada merek sepeda lipat lainnya.

Pengereman untuk Brompton lebih responsif dibandingkan Element Pikes. Sedangkan untuk stabilitas pada saat gowes di jalan datar kedua reviewers memberi nilai yang sama.

Handling pada saat jalan menurun dan menanjak Brompton cenderung lebih stabil dibandingkan Element Pikes. Hasil ini didapat setelah kedua reviewers ini mencobanya di area Kota Baru Parahyangan dengan track jalan yang bervariatif. Sedangkan untuk peforma menanjak dan sprint juga Brompton lebih responsif. Hal ini disebabkan karena “kontruksi” Brompton lebih stiff alias rigid daripada Element Pikes.

Meski Brompton lebih stiff alias rigid dibanding Element Pikes, dari segi kenyamanan bersepeda ternyata mendapat point penilaian yang sama dari kedua reviewers untuk pemakaian gowes normal. Kenyamanan memang menjadi salah satu point penilaian utama dalam membeli sepeda. Karena kenyamanan akan berpengaruh juga terhadap peforma dalam bersepeda. Element Pikes yang harganya jauh lebih ekonomis dibanding Brompton memberikan cita rasa kenyamanan yang hampir sama dengan Brompton.

Kesimpulan

Brompton dan Element Pikes merupakan kembar identik yang mempunyai kemiripan dan perbedaannya masing-masing. Dari segi harga memang Element Pikes yang dibanderol mulai dari harga 5 jutaan terpaut jauh dengan Brompton yang memiliki harga mulai 20 jutaan. Namun dari hasil penilaian reviewers singkat kedua sepeda ini mendapat nilai dengan selisih yang tipis untuk faktor kenyamanan. Untuk penilaian pemakaian endurance atau touring perlu dilakukan review lebih lanjut kembali.

Lain halnya dengan kualitas, Brompton sudah teruji kualitasnya dari awal pendiriannya puluhan tahun silam. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna Brompton dari berbagai negara. Harga yang “mahal” maka sudah selayaknya Brompton memberikan kualitas terbaiknya dibanding produk sejenis lainnya.

Jika Brompton lebih unggul dibanding Element Pikes karena harganya lebih mahal, tetapi hal itu juga sebanding dengan Element Pikes. Dengan harga yang ekonomis, Element Pikes mampu memberikan kenyamanan yang hampir sama dengan Brompton. Bahkan tidak sedikit pengguna Element Pikes yang meng-upgrade parts-nya dengan parts Brompton sehingga jika dihitung budgetnya hampir sama dengan harga sebuah Brompton.

Brompton dan Element Pikes merupakan City Bike, jadi mau seperti apapun upgrade dan modifikasi pada keduanya. Peruntukannya adalah tetap sebagai sepeda City Bike yang digunakan untuk mobilitas di perkotaan. Kedua sepeda ini lebih cocok untuk digunakan untuk transportasi jarak dekat yang dapat dipadukan dengan penggunaan kendaraan umum seperti bus atau kereta.

Maka dari itu tidak sedikit pengguna Brompton dan Element Pikes yang menggunakannya untuk Bike To Work. Meskipun tidak sedikit juga penggunanya yang menggunakan sepeda lipat jenis ini untuk touring perjalanan jarak jauh.

Jadi, kembali lagi kepada pilihan anda masing-masing. Mau pilih Brompton atau element Pikes dengan cita rasa yang “sama” ?

Biografi singkat reviewers :

Reno (kiri) dan Sigit (kanan
  • Sigit Wiriyatmo (58), founder Portal Sepeda dan salah satu pesepeda aktif di Kota Bandung. Hobi bersepeda sejak 3 tahun terakhir dan memiliki beberapa koleksi sepeda :

– Commencal AM

– Specialized Diverge

– Chapter 2

– Scott Scale

  • Reno Trigius (25), mantan atlet sepeda Road Bike dan MTB Kota Bandung. Hobi bersepeda sejak duduk di bangku SMA. Saat ini aktif dibidang mekanik sepeda dan penjualan Brompton di Spinwarriors Bandung. Memiliki koleksi sepeda :

– Bridgestone

– MTB Orbea

– Polygon Helios

– Look 695

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by