Posisi Badan Saat Menaklukkan Tanjakan

Posisi badan saat tanjakan. Foto: Liv Cycling

Berbicara tentang tanjakan memang tidak ada habisnya. Hampir sama dengan yang Sobat Portal rasakan saat menaklukkannya, setiap putaran pedal seakan hanya sedikit mengurangi jarak antara posisi Sobat Portal dengan puncak tanjakan. Beberapa kunci menaklukkan tanjakan pun sudah dibahas di Portal Sepeda.

Teknik lain yang bisa menambah kemampuan tanjakan Sobat Portal adalah bagaimana memposisikan badan Sobat Portal di atas sepeda di tanjakan, terutama saat tanjakan tersebut berada di jalan yang kurang mulus. Di medan offroad sering kali tanjakan disertai dengan beberapa obstacle seperti akar, batu, atau permukaan tidak rata lainnya.

Seperti dibahas di artikel tentang posisi badan saat bersepeda, salah satu kunci bersepeda gunung yang efektif adalah menstabilkan trunkus atau core badan. Duduk di atas sepeda dengan postur tubuh yang kaku menyebabkan setiap obstacle menghambat laju sepeda, menambah berat beban melawan gravitasi. Untuk itu, beberapa tips untuk menaklukkan tanjakan dari Liv Cycling bisa menjadi acuan yang baik.

Titik berat badan di atas sepeda yang berubah saat melalui tanjakan dan turunan. Foto: Liv Cycling

Langkah pertama adalah memperhatikan lintasan yang dilalui, saat melalui tanjakan umumnya kecepatan sepeda cukup rendah hingga kita bisa melakukan manuver sepeda melalui lintasan paling mulus menghindari obstacle yang tidak perlu.

Biarkan tangan dalam posisi netral, beberapa pesepeda menaklukkan tanjakan dengan menarik stang. Walau secara mental hal ini seakan membantu, namun sebenarnya hal ini hanya membuang energi saja. Tarikan stang juga membuat ban depan menjadi liar, bergerak ke kiri dan kanan. Salah satu indikator yang bisa dilakukan adalah mencoba melepas tangan dari stang, sedikit saja. Saat Sobat Portal bisa melakukannya, pertahankan posisi trunkus dengan tangan memegang stang. Dalam praktek, ini sangat membantu saat Sobat Portal mengambil air dari bidon saat menaklukkan tanjakan panjang

Dekatkan dada ke stang untuk menurunkan titik gravitasi. Selain menurunkan titik gravitasi, ini juga melipat panggul sehingga tenaga yang dikeluarkan kaki tidak berlanjut menekan punggung. Banyak pesepeda yang mencoba mengatasi sakit punggung dengan semakin menegakkan posisi badan saat bersepeda yang mengakibatkan sakit punggung justru bertambah parah.

Posisikan pinggul sedikit ke depan untuk mengembalikan titik gravitasi di atas bottom bracket sebagai titik gravitasi sepeda. Selain sedikit ke depan, biarkan juga tenaga kaki mengangkat pinggul sehingga posisi pinggul sedikit mengambang, tidak sepenuhnya duduk di atas sadel. Selain memperbaiki transfer tenaga juga melepaskan sedikit beban dari perineum, mengurangi masalah kebal pada alat vital yang cukup banyak dikeluhkan pesepeda.

Arahkan dagu ke arah stem. Tips ini secara tidak sadar mengarahkan mata ke depan dan mengembalikan berat badan kembali ke belakang untuk memberikan traksi ke ban belakang.

Putar pedal secara merata, untuk obstacle yang tidak bisa dihindari posisi sepeda bisa diatur secara dinamis relatif terhadap badan, misalnya dengan mendorong sepeda ke depan dengan teknik hopping. Biarkan sepeda yang lebih ringan bergerak dengan momentum lebih fluktuatif daripada badan Sobat Portal yang lebih berat.

Untuk tips lain mengenai tanjakan bisa Sobat Portal buka di sini dan di sini

(Gustarmono)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by