Murah! Groupset Untuk Si Commusket

(foto: Fahry Taufiq)

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat projek dari ibu-ibu yang terjangkit demam sepedaan. Kultur sepedaannya yang cuma ngopi-ngopi aja atau gocapan (gowes cari sarapan) di akhir pekan, bikin si ibu ini jatuh hati sama sepeda urban atau commuter.

“Kalo bisa yang ada keranjangnya yah biar bisa buat belanja!” imbuh siibu yang membuat sepeda ini si Commusket atau commuter basket. Sepeda yang akan dibangun bukan sepeda yang harus mampu bertahan di medan yang sulit dan jauh, sehingga saya hanya membudgetkan sepeda di angka kurang dari 3 juta rupiah. Pemilihan sparepart pun menjadi hal yang penting mengingat si pemakai itu ibu-ibu, maka dibutuhkan part yang universal namun juga durable atau kalo bisa sih maintenance free biar si ibu ga pusing.

Frame jadul dari Polygon Sierra jadi pilihan karena geometrinya yang sudah memang untuk wanita. Ban ukuran 26” universal banget biar si ibu ga pusing kalo nyari ban dalem atau yang lainnya di toko sepeda manapun. Terus groupsetnya gimana? Jalanan Bandung yang berelevasi dan tingkat gengsi jadi bikin pusing teknisi. Permintaan si ibu gak mau sepedanya keliaran biasa aja, akhirnya jatuhlah pilihan pada Microshift 3 x 9 speed yang harganya hanya 300 ribuan di online shop.

Kenapa Microshift?

Info yang saya dengar, Microshift merupakan perusahaan sparepart sepeda, khususnya drivetrain yang cukup ternama. Microshift masih sama dengan SunRace. Kalau udah sepedaan dari lama pasti udah ga asing lagi sama merek SunRace. Hal ini membuat saya yakin dan percaya walaupun harganya Cuma 300 ribuan, Microshift ini bukan merek abal abal.

(foto: Fahry Taufiq)

Kualitas produk

Bahan dari shifter dan RDnya sendiri tentu plastik, saya kurang paham plastik apa ini tapi yang saya rasakan materialnya tidak sekuat material dari groupset sekelas Ltwoo. Finishing-nya pun tidak terlihat mewah, biasa biasa aja sih namanya juga Cuma 300 ribuan. Namun, dari segala hal yang kurang srek tadi, shifter Microshift ini cukup unik. Pergantian gigi hanya dilakukan menggunakan jempol baik naik atau turun gigi. Cocok banget buat projek saya yang memang posisi handlebar-nya yang backsweep-nya banyak banget agar posisi berkendara lebih rileks. Hal lain yang menjadi sorotan adalah baut pulley RD yang tidak bisa dibuka. Hal ini memang aga kurang umum mengingat RD sekelas harga segini pasti pulley-nya belum di lengkapi bearing. Jadi, gabisa diganti deh pulley-nya.


(foto: Fahry Taufiq)

Instalasi dan pemakaian

Instalasi cukup mudah tidak menjadi masalah yang besar, pengaturan kabel pun aman tidak terlalu jadi hambatan untuk mendapatkan perpindahan gigi yang optimal. Lalu bagaimana dengan riding-nya? Penggunaan sepeda di jalan kota yang relatif mulus gak membuat spring RD kerja berat. Tidak seperti RD sepeda MTB yang harus dilengkapi clutch untuk mengurangi guncangan di rantai pada saat bersepeda di medan yang rusak. Perpindahan gigi relatif bagus, pemakaian setahun tidak terjadi hal yang banyak berarti sehingga diperlukan penggantian kabel  dan sebagainya.

(foto: Fahry Taufiq)

Kesimpulannya, kita sebetulnya tidak membutuhkan parts sepeda yang mahal. Pilihan parts yang sesuai dengan kebutuhan merupakan salah satu pertimbangan yang paling penting apabila ingin melakukan pergantian atau upgrade. Penggunaan material yang baik dan servis rutin di beberapa titik kritikal sepeda seperti kabel shifter, sadel, dan BB bisa menjadi pilihan untuk menjaga ketahan dan kenyamanan bersepeda anda. Tanyakan segala keluhan anda seputar sepeda kepadai kami, Selamat bersepeda!

(Fahry Taufiq)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by