MERDEKA DARI SAMPAH, Perjalanan Tim Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (Bagian 2/3)

foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung - Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)

Merdeka Dari Sampah | Jumat pagi (14/08/20) tim melakukan persiapan untuk melakukan etape ke 2. Sebelum start tim melakukan edukasi dan sosialisasi bahkan bersih-bersih sampah disekitar tempat kita menginap dan memberikan hand sanitizer dan karung, baru pergerakan dilaksanakan jam 8 pagi. Tim sebelum bergerak melakukan pungut sampah dan bagikan karung untuk tempat sampah kepada warga setempat.

Sebelum menarik kecepatan ternyata ada 2 pesepeda yang yang mengalami trouble hub-nya ‘aus’ dan harus diganti. Kemungkinan ini sisa etape 1 kemarin. Ini menjadikan suatu pengalaman bila mana saat touring kita harus prepare alat-alat perlengkapan. Untungnya ada bengkel yang sudah buka jadi kita tidak terlalu banyak makan waktu untuk di bengkel.

Jalur dari banjar menuju Sidareja relatif datar sehingga kita tetap harus waspada konsentrasi kita tetap dituntut karena kondisi alam yang dinikmati tidak variasi hampir sama. Kejenuhan kita pasti akan terjadi dan kecepatan pasti akan ditambah karena ingin secepatnya mendapatkan suasana alam yang terbaru.

foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)
foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)

Pada saat kita lewat, tim melihat warga yang sedang bersih-bersih dan kita mampir untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi. Terjadilah wawancara dan kita setelah sosialisasi kita juga menyempatkan bagi karung, hand sanitizer, masker dan brosur tentang lingkungan. Setelah itu kita lanjutkan lagi gowes sampai jam 11.30 WIB lalu melaksanakan sholat Jumat.

Jam 5 tim gowes GPS masuk ke hutan karet Bendungan. Saat waktu maghrib  kita kayuh lagi sepeda untuk melewati hutan karet kubang kangkung dan alhamdullilah kita bisa keluar dari hutan karet sekitar setengah jam. Jalur yang sangat berat naik turun elevasi jalan dan perlu waspada karena kita perjalanan malam. tim memang dari segi persiapan lampu sepeda sudah terpasang jadi tidak kesusahan untuk penerangan.

Sempat berfoto sebelum melanjutkan perjalanan ke Cilacap dengan perjalanan malam. Tepat jam 19.31 WIB sampai di penginapan salah satu sekolah yang kita pakai untuk istirahat. Berkat tim support tersebut kita mendapat penginapan jadi kita tidak susah. Malam harinya kita teruskan evaluasi dan briefing untuk hari besok gowes menuju Kebumen.

Perjalanan etape ke 3 yaitu dari Cilacap menuju Kebumen yang kita rencanakan saat waktu malam brefing. Perjalanan dimulai pagi lebih awal. Perjalanan saat ini mendapatkan kejenuhan yang sangat luar biasa karena kita mendapat jalur yang lurus dan datar ini harus penuh konsentrasi dalam mengendalikan sepedanya. Anginpun lumayan besar dan terasa bila saat ada mobil terasa goyang.

foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)
foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)

Disini kita konvoi dan bergantian menjadi leader dan swipper. Kita akan melewati Goa Jatijajar dan rencana istirahat siang disana. Setelah istirahat kita kayuh lagi sepeda untuk meneruskan perjalanan menuju ke Kebumen. Kita akan “potong kompas” lewat hutan Jati.

Lumayan berat dari sepeda yang kita bawa sepertinya kurang cocok tapi tetap kita berusaha untuk menembus hutan Jati tersebut. kayuhan sepeda kita teruskan lagi dan dalam waktu beberapa menit kita sudah sampai di jalan yang beraspal dan mendapatkan turunan yang sangat luar biasa panjang dan para goweser meluncurkan sepedanya untuk mengganti waktu yang sebelumnya kita agak lambat di hutan Jati.

Tim kembali melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap anak-anak di daerah jalur yang kita lewati. Waktu demi waktu kita terus kayuh sepeda dan di daerah Petanahan kita sampai tepat saat adzan maghrib rehat sejenak. Kita sepakati untuk menuju Kebumen dengan perjalanan malam. Semua sepeda mulai terpasang lampu epan dan belakang.

Keseruan dimulai dengan lajunya kayuhan sepeda masing-masing dengan sisa tenaga tadi siang perjalanan yang menjenuhkan. Tetapi perjalanan malam tetap harus waspada dan tetap konsentrasi karena tiba-tiba muncul mobil truk atau bus kita bisa kaget. Konsentrasi penuh dan terus kayuh sepeda nya akhirnya kita sampai di rumah keluarga salah satu goweser wanita satu-satunya di tim GPS ini, Ayu, dan kita bermalam disana. Ayu ini sangat luar biasa, dia bisa mengimbangi ritme kayuhan pesepeda laki-laki di tim ini.

foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)
foto : dok. Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja (MERDEKA DARI SAMPAH)

Bersambung.. KLIK DISINI

(Kang Aep, Tim Gowes Zero To Zero Bandung – Jogja)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by