Menapaki Kegiatan Bersepeda Tahun 2020

Euforia bersepeda di masa pandemi / Dok. Cuham

Pada awal tahun 2020 sebenarnya aktivitas bersepeda berjalan seperti biasa. Saat itu pemberitaan adanya wabah virus Corona hanya terjadi di Tiongkok dipenghujung tahun 2019. Namun kemudian dunia terhentak, hanya dalam waktu dua sampai 3 (tiga) bulan virus tersebut mewabah ke banyak negara di dunia termasuk Indonesia yang mulai terjadi sekitar pertengahan bulan Maret 2020.

Kian hari wabah makin menyebar dan meningkat kasusnya, kepanikan terjadi, hinga pemerintah mengambil berbagai langkah dalam menanganinya, salah satunya adalah penerapan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) dan pelarangan berbagai agenda-agenda kegiatan besar yang mengumpulkan banyak orang.

Publik pesepedapun mau tak mau harus mengikuti anjuran yang dibuat pemerintah. Banyak kegiatan bersepeda besar yang tengah ditunggu-tunggu para pegiat sepeda seluruh Indonesia dihentikan, ditunda, dibatalkan, atau dirubah konsep kegiatannnya.

Aktivitas Pesepeda Saat PSBB Covid-19 / Dok. Cuham

Beberapa event besar tersebut diantaranya Tour ‘de Pangandaran (TDP), Bandung Lautan Onthel (BLO), Jambore Nasional MTB Federal Indonesia (Jamnas MTBFI), dan Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas).

Reaksi pegiat sepeda pun beragam. Ada yang memang mematuhi anjuran pemerintah berdiam di rumah (stay at home) dengan beraktivitas beragam seperti berkreasi, work from home (WFH), kampanye Lawan Covid via media sosial, dan berolahraga di rumah. Namun  ada  yang tetap bersepeda di luar dengan menerapkan protokol kesehatan, dan ada pula yang bersepeda seperti biasa seolah tidak tahu bahkan abai dengan apa yang tengah terjadi.

Apalagi santer kemudian diberitakan bahwa berolahraga seperti bersepeda menjadi salah satu energi yang bisa menangkal virus-virus yang akan masuk ke tubuh. Untuk sesaat, informasi tersebut menimbulkan pro dan kontra, sampai akhirnya banyak kegiatan talkshow – talkshow dengan konsep webinar yang saat itu tengah booming dimasa PSBB, dengan materi bersepeda di masa pandemi.

Tak sedikit pula pesepeda yang bergerak melakukan aksi sosial pesepeda berupa bantuan untuk para petugas medis, garda terdepan penanganan Covid-19 dan masyarakat terdampak. Bulan Ramadhan dan usai lebaran yang biasanya ramai dengan kegiatan seperti bersepeda munggahan, ngabuburit, beramal, bersepeda mudik dan sebagainya, pada tahun 2020 ini praktis tidak ada, apalagi saat itu masih masa diberlakukannya PSBB.

Aksi Sosial Pesepeda di Masa Pandemi / Dok. Cuham

Masa New Normal    

Saat masa PSBB dilonggarkan dan beralih menjadi masa adapatasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal terjadi euforia bersepeda di masyarakat yang saat itu tengah diambang kejenuhan  pasrah, dan bingung tingkat tinggi.

Fenomena tersebut terjadi di seluruh kota daerah yang terdampak hingga menerapkan PSBB. Setiap weekend lokasi-lokasi atau trek sepeda kembali dipenuhi hingga belasan ribu pegiat sepeda yang sudah biasa dan pesepeda-pesepeda baru yang banyal bermunculan.  

Hal tersebut membuat pasar sepeda kembali bergairah, baik yang di lapak maupun toko  sepeda besar dan branding. Bahkan terjadi lonjakan penjualan yang sangat mencengangkan hingga terjadi kekosongan barang, terutama genre sepeda lipat yang memang sejak beberapa tahun lalu mengalami booming hingga sekarang.

Selain itu, telah menumbuhkan para produsen sepeda lokal. Di Bandung misalnya, beberapa malah bisa tembus pasar secara nasional hingga mancanegara karena sepeda yang diproduksinya sangat baik, berkualitas, dan recomended, sampai Kepala Negara  ikut memesan pula.

Akan tetapi, euforia bersepeda dikalangan masyarakat tersebut dibayangi dengan masih banyaknya yang abai terhadap penerapan protokol kesehatan,protokol keselamatan, dan kepatuhan terhadap tata tertib berlalu lintas.

Aksi kampanye pesepeda lawan corona / Dok. Cuham

Kondisi tersebut dikhawatirkan oleh pesepeda lainnya, praktisi, dan pakar kesehatan. Mereka pun berupaya terus menghimbau dan mengkampanyekan bersepeda bijak di masa pandemi. Pemerintah juga turun tangan pula dengan menggulirkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang keselamatan pesepeda di jalan dan pengadaan infrastruktur sepeda.

Tak hanya itu, aktivitas bersepeda menjadi perhatian dan sorotan masyarakat begitu masif. Sayangnya berita-berita miring tentang prilaku kurang terpuji sejumlah pesepeda justru yang lebih banyak di angkat hingga viral sehinga menimbulkan banyak cercaan, sinisme, dan menggeneralisir (menyamaratakan semua pesepeda berprilaku kurang terpuji). Seoalah seperti ada ketidak sukaan atau ketidak relaan terhadap perkembangan budaya bersepeda di masyarakat.
Padahal kalau masyarakat mau melihat lebih luas lagi, tidak semua pesepeda begitu, banyak yang berprilaku baik dan beretika, banyak yang tengah berjuang mengkampanyekan kebaaikan bersepeda, banyak pula yang tengah mengedukasi bersepeda yang benar dan sebagainya. Namun semua itu dianggap angin lalu semata.  

Event-event bersepeda mulai ada meski dengan konsep virtual. Namun konsepnya tak begitu popular dan diminati sebagian besar pesepeda. Sampai kemudian lama-lama event bersepeda seperti biasa bermunculan secara perlahan-lahan, tentu saja dengan nuansa yang berbeda, selalu adanya aturan pembatasan dan protokol kesehatan.

Pada saat aktivitas bersepeda tengah menggeliat, di pengujung tahun ini beberapa kota atau daerah mengalami peningkatan kasus orang postif Covid-19 sehingga pemerintah setempat menerapkan PSBB kembali secara parsial. Namun kekhawatiran ini ditanggapi biasa oleh sebagian pegiat sepeda, mungkin antara pasrah, waspada, bosan, dan bingung bercampur menjadi satu. Sebagian lagi tetap saling mengingatkan untuk bersepeda secara bijak.

Virtual ride di masa pandemi / Dok. Cuham
Bersepeda SMART di masa New Normal / Dok. Cuham

Semoga saja tahun depan harapan terbebas dari pandemi menjadi kenyataan, agar roda kehidupan kembali normal dan dijalani tanpa ketakutan. Tetap sehat, semangat, dan waspada. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu. Salam boseh dan go green ! 

(Cucu Hambali, Bersepeda Itu Baik)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by