Manfaat Meditasi Bagi Pesepeda Menurut Studi

(foto: A Dude Abikes)

Meditasi telah lama digunakan untuk meningkatkan ketenangan dan relaksasi, mengatasi stres dan penyakit, serta mengelola kecemasan dan depresi. Ketika daftar efek positifnya bertambah, demikian juga persentase orang dewasa di Amerika Serikat yang melaporkan bermeditasi—dari 4 persen pada 2012 menjadi 14 persen pada 2017, menurut National Health Interview Survey terbaru, seperti dilansir dari bicycling.com

Beberapa pengendara sepeda mungkin menyebut waktu mereka mencatat mil sebagai meditasi bergerak. Namun, jika kekecewaan karena jarak tempuh yang lebih lambat dari perkiraan di betis Anda dapat menggagalkan balapan Anda atau merusak latihan Anda, tambahkan latihan meditasi formal ke rutinitas pelatihan Anda dapat lebih mempersiapkan Anda untuk menangani perasaan dan emosi ini—baik di jalan maupun dalam kehidupan. Sama seperti mengangkat beban dapat memperkuat pinggul atau paha belakang Anda, meditasi dapat memperkuat pikiran Anda, meningkatkan kinerja dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan.

Apa manfaat meditasi bagi pengendara sepeda?

Manfaat meditasi telah dipelajari secara luas dan para peneliti terus menemukan efek positif pada berbagai kondisi kesehatan. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), beberapa manfaatnya termasuk mengurangi tekanan darah tinggi, membantu gejala sindrom iritasi usus besar dan kolitis ulserativa, dan meredakan gejala kecemasan dan depresi. Meditasi juga menjanjikan dalam hal mengelola rasa sakit dan memperbaiki insomnia, dan itu dapat membantu orang berhenti merokok.

Bagi sebagian orang, manfaat ini mungkin cukup untuk meyakinkan Anda untuk mulai bermeditasi. Tetapi bagi pengendara sepeda yang membutuhkan dorongan ekstra, penelitian telah menunjukkan manfaat khusus olahraga yang terkait dengan intervensi berbasis kesadaran.

Meditasi dapat membantu Anda “in the zone“—ketika Anda begitu asyik dengan perjalanan Anda sehingga terasa mudah, sebuah pengalaman yang diasosiasikan dengan performa puncak. Sebuah studi di Journal of Clinical Sports Psychology, mengikuti pelari jarak jauh yang menggunakan program MSPE yang dikembangkan bersama oleh Kaufman, menunjukkan peningkatan perhatian dan kesadaran, dan penurunan kekhawatiran dan perfeksionisme terkait olahraga—faktor yang dapat membantu pelari mencapainya. Temuan ini dapat diterjemahkan ke pengendara sepeda juga.

Meditasi juga dapat meningkatkan persepsi Anda tentang rasa sakit dan kelelahan, yang dapat mencegah Anda untuk menyerah atau melambat di jalan. Sebuah studi tahun 2020 di Neural Plasticity menunjukkan atlet yang menyelesaikan pelatihan mindfulness meningkatkan kinerja daya tahan dengan memiliki ambang batas kelelahan yang lebih tinggi. Dan sebuah studi tahun 2021 dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa setelah selesainya program pelatihan berbasis kesadaran, mahasiswi melaporkan penurunan persepsi mereka tentang intensitas latihan dan perasaan negatif lainnya, seperti kelelahan, setelah lari 800 meter.

Kesimpulannya, jika otak Anda berpikir Anda memiliki lebih banyak kekuatan, tubuh Anda dapat mendorong lebih keras, atau setidaknya menikmati perjalanan dan latihan lainnya sedikit lebih banyak.

Selain itu, meditasi dapat membuat Anda kembali pulih lebih cepat setelah berolahraga atau cedera. Sebuah studi tahun 2021 di Journal of Athletic Training menemukan pelatihan mindfulness, dalam hubungannya dengan terapi fisik tradisional, mengurangi rasa sakit saat berlari, meningkatkan coping strategy, dan mengurangi nyeri pada pasien dengan nyeri lutut.

Bahkan sebuah studi tahun 2000 di Journal of British Sport Medicine menunjukkan bahwa pelari yang melakukan latihan meditasi sebagai bagian dari latihan relaksasi secara signifikan menurunkan konsentrasi laktat darah mereka—yang merupakan penanda tidak langsung untuk kelelahan dalam melatih otot—setelah berolahraga. Ini hanyalah alasan lain untuk mengambil hari istirahat, dan menggunakan sebagian waktu istirahat dari bersepeda untuk bermeditasi dapat membuat Anda kembali bersepeda lebih cepat.

Tetapi apakah meditasi akan membuat Anda berkendara lebih cepat? peneliti mengatakan, “Akan berlebihan untuk mengatakan bahwa jika Anda bermeditasi, Anda akan menjadi lebih cepat. Tetapi dengan bermeditasi, itu dapat mengubah cara Anda memperhatikan di saat-saat kompetitif. Itu benar-benar dapat mengubah seluruh performa Anda jika Anda tidak terjebak dalam reaksi terhadap sesuatu. Anda dapat tetap hadir, dan Anda dapat terus membuat pilihan yang terbaik untuk performa Anda, dan dalam hal itu dapat membantu Anda [melakukan] lebih cepat. Akan sangat melebih-lebihkan ilmu meditasi untuk mengatakan jika Anda bermeditasi, Anda akan menjadi lebih cepat. Tetapi dengan bermeditasi, itu dapat mengubah cara Anda memperhatikan di saat-saat kompetitif.” jelasnya.

Sumber: bicycling.com

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by