Langkah Dasar Menggunakan Strava

foto :

Strava adalah salah satu aplikasi media sosial yang bisa dipasang dalam HP Android dan iOS – Iphone; yang dapat kita manfaatkan untuk merekam rute perjalanan bersepeda kita.

Jika belum memasang, sila masuk ke Play Store untuk memasang terlebih dahulu.

Logo dengan warna orange, nama aplikasi Strava: Track Running, Cycling & Swimming. Sila proses untuk memasang kemudian dilanjutkan dengan regstrasinya.

Dalam artikel ini, kita akan belajar bagaimana menggunakan Strava. Tentu saja setelah pembaca berhasil memasang dan melakukan registrasi sebagai member untuk bisa menggunakan Strava. Dan pastikan juga, Strava yang terpasang pada hape adalah yang terbaru, karena penjelasan dalam tulisan ini menggunakan Strava yang terbaru, versi yang gratis alias free.

Memulai Merekam

Pada saat pertama kali kita menjalankan Strava, maka kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Klik tombol Record seperti yang ditunjukkan panah hijau di atas.

Kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Strava akan melakukan pemeriksaan sinyal satelit, untuk mendapatkan posisi kita sekarang. Pastikan juga untuk GPS hape kita sudah aktif. Jika belum aktif, maka kita harus masuk ke dalam menu Setting dari Android kita.

Jika sinyal sudah diperoleh, maka berikutnya kita klik tombol orange START

Kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan, Strava sudah siap untuk mulai melakukan perekaman perjalanan bersepeda kita.

Tetapi, jika kita telah menyalakan START seperti di atas, ternyata kita tidak juga bergerak, maka Strava akan menampilkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan bahwa kita berhenti atau belum bergerak lagi. Statusnya ditampilkan di atas dengan tulisan AUTO-PAUSED.

Posisi kita di dalam peta ditunjukkan dengan icon berwarna biru dengan ada tanda panahnya :

Kita tidak usah khawatir sudah klik START tapi belum berjalan juga, Strava sudah memiliki kecerdasan untuk mematikan diri sementara atau AUTO-PAUSED.

Hape bisa kita simpan dalam saku, tas, atau pun di atas sepeda dengan dudukan pada stang.

Strava akan secara otomatis melakukan proses perekaman, pada saat kita bergerak. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai kita kehabisan baterai hape, karenanya harus membawa cadangan baterai hape dalam bentuk power bank.

Memonitor Rekaman Saat Bersepeda

Strava akan terus melakukan perekaman pergerakan gowes atau bersepeda kita. Kita bisa sesekali melihat ke hape, jika kita ingin tahu sudah berapa kilometer jarak kita bergeraknya, berapa kecepatan rata-ratanya.

Jika ditaruh dengan dudukan di stang, kita bisa dengan mudah melihatnya. Tetapi jika di dalam saku atau tas, maka kita bisa berhenti sebentar untuk melihatnya.

Strava akan menampilkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan rekaman Strava, sudah berapa lama waktu kita bersepeda, berapa kecepatan rata-ratanya, dan sudah berapa kilometer kita bergerak.

Kita bisa mengklik dengan jari gambar icon posisi dalam peta di sebelah tombol orange untuk mematikan perekaman, maka kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan posisi kita di dalam peta, dan rute yang telah kita lalui dari start. Icon dari posisi di peta juga berubah menjadi warna orange , yang menunjukkan mode peta sedang aktif.

Strava Otomatis Berhenti Saat Kita Diam

Strava akan secara otomatis berubah menjadi AUTO-PAUSED lagi, jika kita benar-benar berhenti, tidak bergerak untuk istirahat. Berikut tampilannya:

Tampilan di atas menunjukkan proses perekaman berhenti, karena memang kita sedang berhenti. Strava memiliki kecerdasan sendiri untuk mengetahui kalau kita sedang bergerak atau sedang berhenti.

Strava akan secara otomatis melakukan perekaman lagi, jika kita bergerak lagi.

Selesai Bersepeda

Jika kita sudah sampai atau selesai bersepedanya, maka pada saat kita berhenti, kita buka Strava hape kita:

Kita wajib mengklik dengan jari icon orange STOP untuk berhenti merekam.

Kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan, proses perekaman telah diberhentikan, ditunjukkan dengan tulisan orange STOPPED di atas. Kita juga melihat rute bersepeda kita tergambar pada peta. Posisi kita berada ditunjukkan oleh icon bundar warna biru dengan ada panahnya, posisi start kita ditunjukkan dengan icon bundar berwarna hijau. Kebetulan titik start dan stop kita hampir sama, karenanya ditampilkan secara berdekatan.

Klik icon FINISH untuk benar-benar mengakhiri gowes kita.

Tetapi jika kita ternyata akan melanjutkan bersepeda kita, maka kita bisa klik tombol RESUME.

Mengisi Data Informasi Bersepeda

Karena kita sudah selesai, maka klik tombol orange FINISH-nya, maka kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Isikan pada tampilan di atas, informasi tentang perjalanan gowes yang baru saja dilakukan. Kebetulan penulis sendiri hanya berkeliling cari makanan untuk sarapan. Jadi penulis isikan sebagai Gowes Cari Rencang Makan.

Jenis olahraganya ada RIDE, kemudian dalam rangka berolahraga kita isi dengan WORKOUT, kemudian kita isikan juga sepeda yang kita pakai, jika kita memiliki lebih dari satu sepeda. Penulis isi dengan sepeda penulis yang diberi nama Single Speed.

Setelah itu klik tombol SAVE yang ada di pojok kanan atas dari tampilan.

Proses pengisian data di atas, terutama pada judul atau nama gowes kita, digunakan untuk memudahkan kita mengingat kegiatan bersepeda ini.

Kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan bahwa rekaman gowes penulis telah berhasil direkam, ditunjukkan dengan gambar rute perjalanan dengan warna orange di atas peta. Kita mendapatkan informasi berapa jarak yang ditempuh (Distance), kemudian berapa total ketinggian (Elev Gain) yang telah penulis tempuh, dan waktu gowesnya.

Jika kita klik tulisan Gowes Cari Rencang Makan-nya, maka kita akan mendapatkan tampilan yang lebih detail dari gowes kita, seperti berikut:

Pada tampilan di atas, ditunjukkan perkiraan tenaga rata-rata yang kita kerahkan, yang dinyatakan dengan Avg Power, kecepatan rata-ratanya, dan yang paling penting adalah berapa kalori yang telah kita keluarkan untuk bisa gowes dengan jarak 3.42 km di atas.

Jika kita klik View Analysis, maka kita akan mendapatkan tampilan seperti berikut:

Tampilan di atas menunjukkan rute perjalanan kita, naik dan turunnya, yang ditunjukkan oleh grafik Elevation, pada bagian bawahnya grafik Speed yang mengkombinasikan kecepatan gowes kita dengan ketinggiannya. Kita bisa melihat bahwa pada grafik Speed, kecepatan kita pada saat naik atau nanjak lambat, tetapi pada saat turun cepat.. Hehe.. tentu saja ya..

Demikian seri tulisan tentang Langkah Dasar Menggunakan Strava ini. Semoga pembaca bisa memahami bagaimana cara merekam perjalanan gowes atau bersepeda kita, yang dengan mudah bisa dilakukan dengan menggunakan Strava.

Sampai jumpa dengan pembahasan tentang Strava berikutnya, tentu saja untuk bisa mengoptimalkan penggunaan Stravanya.

penulis : Betha Sidik

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by