Kenapa Harus Pilih 1x (Single Gear) ?

(foto: Fahry Taufiq)

Perkembangan sepeda memang membingungkan, seperti contohnya di komponen drivetrain. Dulu, sepeda makin mahal kalo punya opsi gigi yang banyak seperti 24, 27, bahkan 30 speed. Sekarang, malah seakan akan downgrade jadi hanya 22, 12, bahkan 10 speed. Sebenarnya apa yang terjadi sehingga terjadinya pengurangan seperti ini?

1. Bobot

Beberapa orang beropini dengan berkurangnya 2 chainring, FD, dan shifter kiri plus kabelnya itu mengurangi bobot sepeda menjadi lebih ringan. Secara logika sih jelas pasti berkurang, tapi saya rasa tidak akan mengurangi bobot sepeda hingga 1 kg. Selain itu, penggantian chainring single model narrow wide, Sprocket wide range, dan rantai yang lebih panjang pada 1x system pasti menambah bobot yang hilang dari part sebelumnya tadi. Kalo menurut saya sih alasan no 1 ini gak ngaruh ngaruh amat hehe.

2. Pilihan gigi

Pilihan gigi yang banyak memang sangat baik pada sensasi berkendara. Inkremen atau step yang lebih tipis membuat perpindahan gigi terasa lebih smooth dan bertahap. Akan tetapi, bagi beberapa orang dengan kultur berkendaranya masing masing tidak membutuhkan opsi gigi sebanyak itu.

Contohnya pesepeda gunung, pada rute yang menanjak tentunya membutuhkan gigi yang sangat ringan (low) mengingat bobot sepeda dan gradien di trek sepeda gunung tidak seramah pendakian di jalan raya pada umumnya. Pada rute yang menurun, tentunya gigi yang dibutuhkan adalah gigi yang berat (high) untuk memudahkan saat melakukan pedaling di trek yang menurun. Gaya berkendara seperti ini tidak membutuhkan banyak pilihan gigi yang membuat 1x system berkembang di dunia MTB dan mulai berkembang juga di sepeda gravel.

(foto: Fahry Taufiq)

3. Keren

Gaya itu segalanya. Keindahan dari sepeda terkadang memang menjadi daya tarik tersendiri. Sepeda dengan drivetrain 1x memang terlihat jadi lebih simpel, ringkas, dan keren. Daerah crank yang ringkas dan hilangnya FD bikin sepeda jadi engga keliatan ruwet.

Dari 3 hal diatas, no 2 dan 3 meyakinkan saya untuk merubah drivetrain sepeda saya menjadi 1x. Dengan bekal 9 speed dari ltwoo A5 dan sprocket 11 – 36t, saya pede mengawinkannya dengan sprocket single speed 40t. Konfigurasi ini menghasilkan rasio 1.1 pada gigi terendah dan 3.6 pada gigi terberat. Rasio tersebut saya rasa cukup mumpuni mengingat domisili saya di Dumai, Riau yang elevasinya datar datar saja.Perpindahan gigi menjadi lebih simpel karena hanya shifter sebelah kanan saja yang perlu dimainkan.

Pemilihan besar chainring dan sprocket sesuai kebutuhan menjadi kunci untuk 1x system. Beberapa sprocket seperti keluaran Sram menyediakan gigi terkecil hingga 10t dan e*thirteen hingga 9t untuk mengimbangi rasio gigi terberat apabila anda memilih chainring kecil untuk mendapatkan rasio gigi low yang ringan.

(foto: Fahry Taufiq)

Sudah tertarik dengan 1x system? Konsultasikan pilihan anda dengan tim portalsepeda untuk mendapatkan komposisi terbaik untuk sepeda anda. Selamat upgrade!

(Fahry Taufiq)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by