Gowes From Zero To Zero Bandung – Jogja, “Merdeka Dari Sampah”

Gowes From Zero To Zero Bandung - Yogyakarta, "Merdeka Dari Sampah"

Banyak cara yang dapat kita lakukan dalam memperingati hari kemerdekaan tanah air kita tercinta, Indonesia. Bersepeda bisa menjadi salah satunya caranya. Seperti yang akan dilakukan oleh pesepeda dari Kota Bandung ini. Mereka akan bersepeda dari Kota Bandung menuju Yogyakarta.

Fenomena bersepeda kini telah menjadi gaya hidup masyarakat kota, gaya hidup ini memiliki manfaat yang banyak, selain untuk kesehatan dan lingkungan, bersepeda dapat membentuk karakter yang mandiri dan tidak ketergantungan terhadap kendaraan bermotor.

Dalam memperingati HUR RI ke 75 beberapa hari mendatang, 13 pesepeda dari berbagai komunitas dan organisasi berinisiasi untuk melakukan perjalanan dari Bandung ke Yogyakarta sejauh 320 km membawa misi mengkampanyekan lingkungan dan keselamatan bersepeda.

Seperti yang kita tahu bahwa kondisi lingkungan kian hari semakin menurun kualitasnya. Hal tersebut tidak lain karena efek dari berbagai aktivitas manusia, entah itu berupa polusi udara hingga pada persampahan. Atas dasar kepedulian terhadap lingkungan tersebutlah Gowes From Zero To Zero Bandung- Yogyakarta ini tercetus.

Senin pagi (10/08/20) portalsepeda berkesempatan mewawancarai Aep Nurjaman selaku penggagas Gowes From Zero To Zero Bandung – Jogja dan juga Sultoni selaku Kasie Bina Transportasi Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Sultoni, Kasie Bina Transportasi Dinas Perhubungan Kota Bandung (tengah) dan Aep Nurjaman “Gowes Patroli Sungai”

“Awalnya obrolan biasa, tapi mengarah menjadi serius mengingat sekarang momen kemerdekaan. Jadi kita tergerak melakukan misi ini dengan membawa misi lingkungan” ucap Aep saat ditanya gagasan awal mengenai misi bersepeda ini.

Misi yang diangkat dari perjalanan ini adalah bagaimana mengangkat sampah itu sendiri ditempat-tempat bersepeda atau di kota-kota harus bersih. Selain itu juga mereka mengkampanyekan bagaimana pentingnya tertib berlalu lintas sebagai faktor keselamatan bersepeda.

Personel bersepeda terdiri dari 7 orang dan 7 orang tim support. Ketujuh personel bersepeda terdiri dari berbagai komunitas dan organisasi, beberapa diantaranya Aep (BOS), Gingin (GPS), Burhana (Mahawarman), Obew (Wanadri), Ayu (Wanadri), Dedi Sholihin (GPS). Dalam perjalanan ini akan dibagi 4 etape, dimana setiap etape rencananya akan melakukan sharing session dengan berbagai komunitas dan juga bersih-bersih sampah di kota persinggahan tersebut.

“Protokoler disaat pandemi ini kita tetap sama-sama menjalankannya. Kita usahakan menjaga jarak, menjaga kebersihan dan menggunakan masker. Ini penting dilakukan karena percuma misalkan kita bersepeda olahraga untuk menjaga imun namun jika protokolernya tidak dijaga ya sama aja bohong.” tambah pesepeda paruh baya tersebut.

Berbagai persiapan sudah mereka persiapan sejak beberapa bulan kebelakang. Salah satunya dengan adanya latihan bareng bersepeda disekitar Kabupaten Bandung. Alat-alat atau perlengkapan sepeda juga sudah dipersiapkan. Tidak lupa pula yang paling utama harus disiapkan dalam perjalanan bersepeda jarak jauh adalah kesiapan mental

Gowes Patroli Sungai

“Menarik ya idenya, dalam rangka menperingati 17 Agustus dan ada program Zero To Zero ini. Mereka tidak sekedar jalan, tetapi ada misi yang akan ditularkan kepada masyarakat.” ucap Sultoni Kasie Bina Transportasi Kota Bandung pada sesi wawancara (10/08/20).

Dinas Perhubungan Kota Bandung memang selalu mendukung gerakan-gerakan yang digagas oleh pesepeda. Ini bukan kali pertama pihaknya mensupport misi lingkungan dengan bersepeda ini. Sebelumnya juga sudah dilakukan oleh kawan-kawan Ecotransport dengan misi lingkungan juga dengan bersepeda dari Bandung menuju Solo.

“Kami mendukung rekan-rekan yang menggagas gerakan-gerakan positif. Membawa misi lingkungan dan misi edukasi tentang keselamatan bersepeda. Kami juga berharap program-program bersepeda di Kota Bandung yang sudah berjalan seperti Bandung Night Ride dan Jumat Bersepeda bisa disebarkan juga pada misi-misi seperti ini. Karena ini semua kita budayakan untuk disebarkan ke berbagai penjuru Indonesia.” pungkasnya.

Diharapkan dengan adanya misi ini semakin banyak pesepeda yang peduli akan kelestarian lingkungan dan penting protokol keselamatan bersepeda. Selain itu dalam momen kemerdekaan ini mari kita buktikan bahwa dengan bersepeda merupakan suatu hal positif yang dapat bermanfaat bagi negeri ini.

Misi kebaikan ini akan dimulai hari Kamis pagi (13/08/20) tepat di titik 0 KM Kota Bandung Jl. Asia Afrika. Acara pelepasan nantinya akan dihadiri juga oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung. Yuk bagi sobat portal yang ingin ikut melepas keberangkatannya bisa datang ke lokasi keberangkatan. Salam Gowes !

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by