Gowes Baraya Bandung, Peresmian Bukit Mbah Celeng (BMC)

Peresmian Bukit Mbah Celeng / foto : Dadan BBJ

Gowes Baraya Bandung (GBB), merupakan salah satu komunitas pesepeda terbesar  yang tengah  eksis di Bandung Raya. Berdiri sejak tahun 2016, tepatnya tanggal 31 bulan Januari. dengan anggotanya hingga saat ini mencapai  579 orang.

Mereka tersebar diberbagai  wilayah atau regional, yaitu Bandung Tengah (Kota Bandung), Bandung Selatan (Kabupaten Bandung bagian selatan seperti Dayeuh Kolot, Soreang, dan Bojong Soang), Bandung Timur (Kabupaten Bandung bagian timur seperti Cibiru, Ciluenyi, dan Rancaekek,), Bandung Barat (Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, seperti Cimahi, Padalarang, dan Batujajar), Bandung Utara ( Kabupaten Bandung Barat bagian utara, seperti Lembang, Parompong dan Cisarua).

GGB pun memiliki Divisi sesuai bakat dan minat anggotanya dalam bersepeda, ada divisi bike camp, divisi touring, divisi lalieur free ride/downill dan adventure  dan divisi srikandi  untuk mengakomodir goweser perempuan.

Peresmian Bukit Mbah Celeng / foto : Kang Cuham

“Kami juga memiliki banyak visi dan misi, salah satunya adalah gerakan kampanye ajakan bersepeda kepada masyarakat, aman bersepeda dan disiplin dijalan. Kami juga berdedikasi terhadap gerakan lingkungan seperti gerakan pungut sampah dan penanaman pohon” kata ketua GBB periode tahun ke 4, Anggana Nugraha, yang akrab di sapa Angga Cabelita.  

 Peresmian Bukit Mbah Celeng

Sebagai bentuk apresiasi terhadap eksistensi GBB berkegiatan bersepeda dan lingkungan, pemerintah kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum menunjuk dan mempercayakan GBB untuk mengelola lahan milik pemerintah Kota Bandung seluas kurang lebih 6,7 hektar di daerah Pasir Luhur, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Bandung.

Lahan tersebut awalnya selain berupa ilalang, juga di garap warga sekitar untuk perkebunan kopi  dan rumput gajah untuk pakan sapi perah. Malah berstatus sebagai lahan kritis. Kini, digarap GBB sebagai area konservasi air, ekowisata dan bike park dengan membangun mini track down hill sepanjang  400 meter, camping ground seluas 900 meter persegi dan sisanya area penghijauan dan perkebunan di tambah fasilitas kamar mandi dan saung.

Peresmian Bukit Mbah Celeng oleh Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana

Sepakat dinamakan Bukit Mbah Celeng mengadaptasi dari cerita warga, konon area tersebut mengandung misteri, saat warga melakukan pemburuan babi hutan (celeng), jika celengnya atau pun anjingnya memasuki area tersebut hilang begitu saja.

Dari bulan Agustus sejak terciptanya gerakan kolaborasi “syahdu” antara pemerintah, warga,  komunitas serta lembaga pemerintah, setiap minggu GBB melakukan kegiatan bersih-bersih, perbaikan, pembangunan dan penghijauan yang didukung penuh oleh  Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung.

Hampir semua kegiatan diawali dengan gowes bersama. Sebut saja bebersih bukit, bermain layang-layang, penanaman pohon dan pemasangan infus, pembuatan trek DH dan area berkemah, test drive mini trek DH, Tanam Pohon bersama pelajar, dan GBB Untuk Bumi.

Peresmian Bukit Mbah Celeng

“Tujuannya GBB  ingin bermanfaat untuk Lingkungan  dan menjadi mitra untuk seluruh kampanye kebaikan. Harapannya BMC akan memberi manfaat bukan saja buat pesepeda dengan track downhill dan camping ground nya tapi juga untuk warga sekitar yang bisa mengambil manfaat dari hasil tanaman buah dan juga akan memberikan nilai ekonomis terhadap kehadiran BMC. Semoga BMC menjadi pilihan destinasi murah meriah dengan pemandangan mempesona.” Papar Rannu Kaznu, Humas GBB sekaligus ketua Panitia kegiatan peresmian.

Kegiatan launching sendiri dilaksanakan pada hari Sabtu (14/12/2019), dengan mengundang sekitar 400 orang dari komunitas, instansi. lembaga pemerintah, mahasisawa, pencinta lingkungan dan pelajar.  Mengangkat semangat :

“GBB Buktikan Mimpi”

Gowes Baraya Bandung
Peresmian Bukit Mbah Celeng

 Diawali dengan gowes bersama dari titik kumpul di Alun-alun Ujung Berung menuju lokasi sekitar 5 kilometer melalui Jalan A.H Nasution, Jalan Cilengkrang I dan Kampung Pasir Angin. Memang pendek tapi sepanjang 4 km relatif jalan menanjak. Kondisi jalan beton cukup bagus dan mulus., melandai serta sedikit berkelok-kelok. Memasuki area bukit 100 meter berupa tanah dan tentu saja menanjak.

Selanjutnya ceremony peresmian diawali  sambutan-sambutan oleh Ketua GBB, Didi Ruswandi (Kadis Pekerjaan Umum) dan Yana Mulyana (Wakil Wali Kota) sekaligus yang meresmikannya.  Acara dirangkai hingga malam hari dengan kegiatan ramah tamah, akustik dari komunitas Ebiet G Ade, talk show, kontes Lodong, test ride mini trek DH, fun game, royal camp, dan kambing guling.

Peresmian Bukit Mbah Celeng

Saat malam tiba, hujan turun membasahi meski tidak terlalu deras tapi berlangsung cukup lama, sebagian sudah terlena dengan suasana tersebut dan tertidur lelap, salah satunya adalah  saya  yang hadir sejak pagi hari, tak lagi menghiraukan acara kambing guling.

Bagi teman-teman khususnya pesepeda, dipersilahkan manfaatkan Bukit Mbah Celeng untuk berkegiatan outdoor seperti bersepeda, berkemah dan penghijauan, dengan menghubungi  Agus GBB. Salam boseh dan go green.

(Cucu Hambali)

21 thoughts on “Gowes Baraya Bandung, Peresmian Bukit Mbah Celeng (BMC)

    1. Bukit Mbah Celeng merupakan salah satu bukti nyata yang telah terwujud dari visi komunitas yaitu kepedulian terhadap lingkungan.. Semoga Bukit Mbah Celeng terus dikembangkan dan bermamfaat untuk masyarakat.. Saya bangga menjadi anggota Gowes Baraya Bandung (GBB)..
      Selamat ka kang angga, kang agus, kang burhan n om yuyun dan team work..
      Salam Sagowes Sajuta Baraya..

  1. BMC memang sangat bagus dan strategi buat para penggiat sepeda DH serta sangat cocok buat Bike Camp, ditambah track DH nya meski cuma 400m tapi cukup menantang buat para DH , apalagi jarak tempuh dari jalan raya utama yg tdk terlalu jauh buat para DH lokalan ditambah pemandangan yg sangat bikin betah tuk berlama lama semakin menarik cuma sayangnya buat sayamah dah ga cocok (sdh lewat masanya). Mungkin yg perlu dipertimbangkan area parkir R4 karna klo dipakai even DH pasti akan kewalahan juga.
    Yah pokonya recomendedlah buat sekedar latihan atau even MBC okey.

  2. Selamat atas peresmian Bukit Mbah Celeng, semoga menambah khasanah track bersepeda yang ada di Bandung. Dan menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya juga komunitas-komunitas sepeda lainnya dalam membangun budaya bersepeda dan juga gerakan peduli lingkungan..

    salam kring kring !!

  3. Ata sama teman teman gbb.. Terimakasih sudah mampir dan meliput mimin yg ganteng.. Semoga kedepan nya bmc jadi tujuan wisata super murah buat kita semua..
    Salam hormat :
    pengelana_TAMVAN.

  4. Bisa dipakai destinasi baru bagi pesepeda. Akan menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Minimal hari Sabtu dan Minggu.

    Coba sesekali dipakai destinasi bersepeda malam “niteride” dilanjutkan dengan camping bersama. Kesannya pasti lain.

    Jangan lupa; itu tanamannya dipelihara dan dijaga. Jika bawa makanan atau minuman, sampahnya jangan dibuang disana. Bawa pulang..! Katanya pesepeda yang cinta alam!

  5. Mudah mudah dgn adanya bukit mbah celeng membuka mata untuk semua orang untuk jadi lebih peduli lingkungan,bàhwa setiap orang bisa menjadi penggerak bukan pencaci

    Hayu ikut berkontribusi dalam kolaborasi kèbaikan untuk kota bandung

Leave a Reply