Gobar Race Stone Lover: Kebersamaan Merasakan Beratnya Tanjakan Mahdi

Gobar Race Stone Lover / foto : dok. Stone Lover

Kota Bandung mempunyai banyak jalur sepeda menanjak yang cukup menguras tenaga. Contohnya, Tanjakan Mahdi yang berada di kawasan Bojong Koneng Atas, lebih tepatnya berada di Pasir Muncang, Mekarsaluyu, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat. Tanjakan yang memiliki kemiringan sekitar 60 derajat itu tentu sudah tidak asing lagi bagi para pesepeda pencinta uphill di Kota Bandung. Karena itu, tidak mudah menaklukkan Tanjakan Mahdi tersebut. Banyak pegowes yang gagal menaklukan beratnya Tanjakan Mahdi.

Apalagi merasakan lada-nya Tanjakan Mahdi secara bersama-sama, sangat jarang dilakukan. Namun, pada Minggu, 29 Desember 2019, sekitar 375 pesepeda melakukan gowes bareng menaklukkan Tanjakan Mahdi. Acara yang dimulai pukul 9.00 WIB tersebut diikuti oleh para pesepeda  yang berasal dari berbagai komunintas sepeda di Bandung, termasuk dari Majalaya. Sementara peserta terjauh datang dari Bekasi.

Gobar Race Stone Lover / foto : dok. Stone Lover

Walaupun didominasi oleh kaum pria, kaum wanita pun banyak yang ikut serta dalam acara ini. Bahkan, anak-anak pun ada yang mengikuti acara ini. Ekspresi wajah para peserta pun beragam saat mengikuti acara tersebut. Ada yang mengayuh pedal dengan serius, ada pula yang sambil penuh canda tawa. Ada yang tetap semangat mengayuh pedal dan ada yang semangat mendorong sepeda. Terlepas dari semua itu, pihak panitia memang tidak mengharuskan para pesertanya untuk mengayuh pedal saat mengikuti acara ini.  

Bahkan, setelah melewati Tanjakan Mahdi, untuk sampai di garis finish para peserta juga harus masih melewati beberapa Tanjakan yang cukup curam di jalur Warung Tomat, jalur Puncak Bintang, dan finish di jalur Babagongan (jalan raya di bawah Puncak Bintang).

Acara yang bertema “Gobar Race Rock N Roll Bebaskeun” tersebut digelar untuk kedua kalinya oleh komunitas sepeda Stone Lover di tempat dan jalur yang sama. Acara ini bertujuan semata-mata untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama pencinta kereta angin.

Gobar Race Stone Lover / foto : dok. Stone Lover

Acara ini juga cukup unik. Semua para peserta yang hadir tidak dipungut biaya sama sekali. Peserta yang sampai di garis finish, akan diberi nomor sesuai urutan finish. Lalu, peserta dapat menukarkan nomor tersebut dengan doorprize yang telah disediakan oleh panitia. Namun, tidak semua peserta kebagian doorprize karena keterbatasan panitia.

Perlu diketahui pula, hadiah tersebut berasal dari sesama pencinta sepeda yang dikumpulkan oleh pantia selama kurang lebih dua minggu sebelum acara dimulai. Karena itu, tidak ada hadiah sangat besar seperti event-event yang dilselenggarakan oleh komunitas sepeda lainnnya. Semua itu hanya semata mata oleh kita, dari kita, untuk kita.

Kurang lebih pukul 10.30 WIB para peserta satu per satu memasuki garis finish. Suasana lelah terbayar dengan keakraban, canda tawa, dan kebersamaan di antara semasa peserta. Tidak ada seorang peserta pun cemberut saat mengikuti acara ini, termasuk beberapa peserta yang nyasab saat memasuki garis finish.

Gobar Race Stone Lover / foto : dok. Stone Lover

“Gowess #bebaskeun Stone Lovers, Minggu (29/12/2019) : Bojongkoneng – Ciharalang – Cikahuripan – Mahdi – Bukit Bintang – Babagongan – Tanjakan Forever. Perjalanan ini ada keceriaan, kehangatan, dan ngahegak ‘hah heh hoh’. Terima kasih kepada semua sahabat goweser telah berbagi energi positif alam semesta”. Seperti yang dikutip dari curahan seorang peserta di salah satu media sosial sesaat mencapai garis finish.

Sepertinya bagi mereka, menang kalah menaklukkan tanjakan Mahdi itu bukan prioritas utama, tetapi silaturahmi dan kebersamaan menjadi lebih berarti. Bukan untuk menjadi yang tercepat, bukan juga untuk menjadi yang terhebat. Bisa merasakan mamacetan di Tanjakan Mahdi juga merupakan sebuah kenangan yang tidak mudah untuk dilupakan.

Gobar Race Stone Lover / foto : dok. Stone Lover

Rock N Roll Bebaskeun

Komunitas Sepeda Stone Lover

(Sarjan Ramdhani)

2 thoughts on “Gobar Race Stone Lover: Kebersamaan Merasakan Beratnya Tanjakan Mahdi

Leave a Reply