Efek Pandemi, Penjualan Sepeda Meroket Hingga Kehabisan Stock

Pembeli sepeda di kawasan Jl. Ahmad Yani Kota Bandung, foto : Aris Yunanto

Jika umumnya banyak sektor bisnis yang mengalami “penurunan” pendapatan akibat pandemi Covid-19 yang tengah melanda selama ini. Hal itu justru akhir-akhir ini terbalik pada sektor bisnis penjualan sepeda. Seperti yang kami jelaskan pada artikel sebelumnya, dengan adanya pandemi ini membuat sebagian masyarakat tergugah untuk hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga. Sepeda menjadi salah satu sarana olahraga yang banyak menjadi pilihan masyarakat saat ini.

Penjualan sepeda meroket hingga penjual kehabisan stock. Hal ini dikarenakan banyaknya animo masyarakat yang berbondong-bondong bersepeda saat pandemi ini. Bagi masyrakat yang baru memulai bersepeda pada saat pandemi ini, tentunya mengharuskan mereka untuk membeli sepeda baru. Alhasil banyak toko sepeda yang omzet penjualannya meningkat saat pandemi akhir-akhir ini.

Pembeli sepeda di kawasan Jl. Ahmad Yani Kota Bandung
foto : Aris Yunanto
Pembeli sepeda di kawasan Jl. Ahmad Yani Kota Bandung.
foto : Aris Yunanto

“Kosong banget barangnya.” tegas Reno, salah satu seller sepeda di kawasan Batununggal Bandung saat dihubungi portalsepeda.com mengenai ketersediaan beberapa brand sepeda di tokonya.

Hal tersebut tidak hanya dialami oleh toko sepeda saja yang notabene nya sebagai distribur dari pabrikan. Untuk beberapa pabrikan sepedapun nampaknya demikian yang terjadi saat ini.

beberapa stock sepeda yang habis terjual
foto : facebook.com

“Untuk semua jenis sepeda lipat saat ini stocknya sedang kosong, secepatnya kami kabari ketika sudah ready stock.” jelas Ferli, pihak marketing dari salah satu  brand sepeda Indonesia yang berlokasi di Kendal, Jawa Timur, kepada tim portalsepeda saat tanya jawab melalui jejaring Whatsapp. Ya, sepeda lipat menjadi salah satu jenis sepeda paling laris diburu masyarakat saat ini.

Kawasan Jl. Veteran dan Jl Ahmad Yani menjadi pusat pembelajaan sepeda di Kota Bandung. Akhir-akhir ini kawasan tersebut mengalami lonjakan pembeli sepeda. Seperti halnya hari Rabu sore (10/06/20) ketika tim portalsepeda.com melakukan survey langsung ke kawasan tersebut terlihat banyaknya masyarakat yang membeli sepeda. Parkir kendaraan pengunjungpun hingga mengakibatkan kemacetan pada ruas jalan tersebut.

Pembeli sepeda di kawasan Jl. Ahmad Yani Kota Bandung.
foto : Aris Yunanto
Pembeli sepeda di kawasan Jl. Ahmad Yani Kota Bandung
foto : Aris Yunanto

Nampaknya, selain karena permintaan pasar yang tinggi, proses produksi sepeda di pabrikan-pabrikan juga agak tersendat akibat pandemi yang melanda. Kedua hal tersebut mengakibatkan beberapa brand sepeda di tanah air harus mengatur strategi agar dapat memenuhi permintaan pasar dalam momen ini.

Tingginya angka pembelian sepeda dari masyarakat saat ini, tentu semakin banyak pesepeda baru yang bermunculan. Hal itu juga perlu diimbangi dengan edukasi kepada masyarakat (pesepeda) bagaimana protokol keamanan dan kesehatan bersepeda yang tepat. Seperti halnya yang sedang digarap oleh pemkot Bandung beserta jajarannya saat ini.

(Agus Septian Heryanto)

1 thought on “Efek Pandemi, Penjualan Sepeda Meroket Hingga Kehabisan Stock

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by