Edukasi Protokol Keselamatan, Kesehatan dan Ketertiban Bersepeda

Wakil Wali Kota Bandung bersama jajarannya melalkukan edukasi bersepeda di kawasan Dago Kota Bandung / foto : portalsepeda.com

Bersepeda merupakan olahraga yang “berkaitan” dengan unsur berlalu lintas. Layaknya kendaraan bermotor, bersepedapun menggunakan jalan yang sama dijalan raya. Maka dari itu bersepeda bukan hanya sekedar mengayuh saja karena bersepeda juga harus aman dan tertib terutama saat dijalan raya.

Akhir – akhir ini jumlah pengguna sepeda di berbagai kota jumlahnya kian meningkat. Banyak masyarakat yang bersepeda ditengah pandemi yang mulai mereda saat ini. Namun, tidak semua senang dengan banyaknya pesepeda di jalanan. Tidak lain karena masih banyak (tidak semuanya) para pengguna sepeda yang tidak memperhatikan protokol keselamatan, kesehatan dan ketertiban bersepeda yang benar sehingga mengganggu bagi pengguna jalan yang lain.

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana melakukan edukasi protokol bersepeda
foto : Didi Ruswandi
“papan” edukasi
foto : portalsepeda.com

Semenjak naiknya jumlah pengguna sepeda saat ini. Banyak netizen di media sosial mengungkapkan kekesalannya kepada “ulah” pengguna sepeda di jalanan. Unggahan-unggahan di media sosial itupun mendapat banyak tanggapan di dunia maya. Bukan menyoal siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi alangkah baiknya kita sama-sama saling menghargai terhadap semua pengguna jalan.

Memang betul bahwa penggunaan sepeda di jalan raya belum ada aturan khusus yang mengatur mengenai ketertiban bersepeda di jalan. Entah karena jumlah pengguna sepeda itu sedikit atau karena memang dianggap tidak perlu ada aturan, entahlah. Meski begitu, bukan berati kita seenaknya dijalan tanpa memperhatikan faktor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Tidak hanya itu, faktor kesehatan bersepeda juga tetap harus diperhatikan terutama saat pandemi seperti ini.

Pesepeda di kawasan Dago
foto : portalsepeda.com
3 hal yang harus diperhatikan oleh setiap pengguna sepeda
sumber : Bike To work Indonesia

Melihat hal tersebut, pemerintah Kota Bandung mengambil langkah untuk melakukan edukasi-edukasi kepada para pengguna sepeda saat ini. Minggu pagi (14/06/20) Wakil Wali Kota Bandung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung mengajak para pegiat sepeda untuk melakukan “aksi” edukasi bersepeda di kawasan Dago Cikapayang Kota Bandung.

Kawasan Dago Cikapayang dipilih karena kawasan ini menjadi “pusat” aktivitas bersepeda masyarakat di Kota Bandung. Setiap harinya terutama akhir pekan banyak pengguna sepeda yang berbondong-bondong memadati kawasan ini untuk bersepeda.

Banner Edukasi Protokol Bersepeda oleh Dinas Pekerjaan umum Kota Bandung
foto : portalsepeda.com
Edukasi Protokol Bersepeda dilakukan juga oleh Pihak ATCS Kota Bandung
foto : portalsepeda.com

Tidak hanya melakukan edukasi langsung. Pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung juga memasang banner-banner edukasi protokol bersepeda di sepanjang Jl. Ir. H Djuanda Kota Bandung. Termasuk juga edukasi ini rutin dilakukan oleh pihak ATCS (Area Traffic Control System) Dinas Perhubungan Kota Bandung melalui pantauan di setiap persimpangan/lampu merah yang ada di Kota Bandung.

Diharapkan dengan adanya edukasi ini agar para pengguna sepeda menjadi lebih paham mengenai pentingnya faktor keselamatan, kesehatan dan ketertiban dalam bersepeda. Selain itu dengan adanya jalur sepeda (Pop Up Bike Line) yang tengah digarap oleh pemkot Bandung berkolaborasi dengan komunitas sepeda juga diharapkan para pengguna sepeda dapat menggunakannya secara efektif.

Jangan Hanya Menuntut Hak !

Pengguna Sepeda Juga Harus Berbagi Jalan Dengan Pengguna Jalan Lain, Jangan Seenaknya dalam Mengayuh, Perhatikan Lalu Lintas Yang Ada Disekitarnya.

Bike To Work Indonesia

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by