Bersepeda Memperingati Hari Batik Nasional 2019

Batik Bike To School, Gowes Memperingati Hari Batik di Kab. Bantaeng / foto : @syahrulbayan

Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Bagi kalangan pesepeda momen hari batik setiap tahunnya selalu diperingati dengan bersepeda menggunakan pakaian batik yang diikuti semua kalangan dan lapisan masyarakat juga pemerintahan.

Tahun 2019 perayaan hari batik dikalangan pesepeda dilaksanakan di beberapa kota. Hari Rabu ini (02/10/19) terpantau ada beberapa kota yang mengadakan acara gowes hari batik seperti Jakarta, Madiun hingga Kab. Bantaeng. Komunitas Bike To Work Indonesia mengajak pesepeda di DKI Jakarta untuk melakukan gowes bareng memperingati Hari Batik Nasional dengan titik start di FX Sudirman dan finish di Bunderan HI dilanjutkan ke Monas.

foto : @b2w_indonesia
foto : @fitaminbike
foto : @dont_go.anywhere_
foto : @bimopamungso

“Hari Batik Nasional 2019 Saat ini Pemprov @dkijakarta bersama @itdpindonesia sedang merancang jalur sepeda di Jakarta untuk membuat masyarakat beralih ke transportasi sepeda. Pesepeda di Jakarta tentu mensupport dengan adanya rencana jalur sepeda. Selain usaha pengadaan fasilitas bagi pesepeda, @b2w_indonesia selalu mengadakan campaign setiap minggunya khususnya di Jakarta dan Sekitarnya. Untuk wilayah Jakarta tiap senin pagi selalu ada ritual #seninfx jam 06:30-07:30 dan berhubung saya di Tangerang, tiap senin juga ada ritual #seninsoto bada Isya untuk mempererat hubungan antar pesepeda. Dan 2 Oktober campaign menggunakan batik saat bersepeda agar masyarakat bisa melihat bahwa pesepeda juga bisa tampil gaya dengan caranya masing-masing. Bersepeda melelahkan itu sudah pasti, tapi jangan sampai mengeluh.” tulis unggahan pemilik akun instagram @danangsasongko sembari mengunggah video gowes hari batik 2019 pagi ini.

Sementara itu di Kab. Bantaeng Sulawesi Selatan, Bike To Work Bantaeng mnyelenggarakan B2S (Batik Bike To School). Beberapa pejabat daerah setempat mengikuti acara ini seperti Kadis Komunikasi, Informasi, statistik dan Persandian Kab. Bantaeng Syahrul Bayan, Andi Reza selaku Manager Telkomsel Makassar, Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng dari Partai Hanura, H Adityawan Said, Kasat Lantas Polres Bantaeng, Badruz dan Kepala Rutan Klas IIB Bantaeng, Muhammad Ishak. Dalam kegiatan B2S ini tak hanya sekedar gowes tapi juga mereka melakukan sosialisai kegiatan ramah lingkungan di SMA 4 Bantaeng.

“Harapannya, dengan kegiatan Batik Bike To School, untuk menggugah hati, bahwa gerakan bersepeda ke tempat kerja dan aktivitas lainnya dapat terus digelorakan di Bantaeng, dan sebagai bentuk kebanggaan Batik telah menjadi Warisan Kemanusiaan yang telah ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009.” ungkap Syahrul Bayan selaku ketua pelaksana kegiatan ini.

foto : @syahrulbayan

foto : @syahrulbayan
foto : @syahrulbayan

Nah, jika berbicara batik bagi kalangan pesepeda, mungkin bukan hal yang asing mendengar kata Jersey Batik. Bukan kain batik dijadikan jersey tetapi jersey dengan motif batik. Seperti halnya yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri, Siti Atikoh. Pada hari Minggu lalu (29/09/19) mereka berdua melakukan gowes bareng bersama pesepeda dalam rangka merayakan hari pernikahan yang ke 20 tahun. Uniknya, mereka menggunakan jersey sepeda bermotif batik pakaian adat Jawa Tengah. Bahkan dalam unggahan di akun instagram gubernur yang hobi bersepeda ini mengatakan akan membuat jersey dengan motif adat dari masing-masing daerah di Indonesia.

“Corak baju adat & helm corak batik bisa juga utk jersey gowes… saya mau bikin corak baju adat seluruh nusantara utk jersey sepeda. Bike-baiklah. Mau ikut gowes?.” tulis akun instagram @ganjar_pranowo.

Maka dari itu, pada momen Hari Batik Nasional ini mari lestarikan ciri khas budaya Indonesia dengan menggunakan batik sembari bersepeda. Mau pakai kemeja batik atau jersey motif batik yang penting jangan lupa bersepedanya ya sobat gowes.

Leave a Reply