Bersepeda Di Rumah Dengan Zwift (bagian 2 / 2)

foto : instagram.com/rabwardell

Dengan pandemi coronavirus Covid-19 yang menempatkan dunia pada masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya, banyak negara lockdown dan diwajibkan – untuk tetap berada di dalam ruangan untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Di banyak negara, pengendara sepeda secara teknis masih diizinkan untuk bersepeda ke luar, tetapi pengendara sepeda beralih ke bersepeda dalam ruangan menggunakan turbo trainer dan platform seperti Zwift untuk mendapatkan latihan dan perbaikan kompetitif.

Banyak pengendara sepeda profesional telah pindah ke Zwift untuk pertama kalinya, bahkan dengan George Bennett berusaha memenangkan perlombaan. Sepertinya tidak ada waktu yang lebih baik untuk mencoba balap Zwift.

Foto : GoZwift

Dilansir dari cyclingnews.com, berikut ini 7 (tujuh) tips balapan sepeda di virtual Zwift :

1.Sprint
Bukan sprint akhir, tetapi cukup untuk menempatkan kita di depan saat grup diluncurkan. Mulai sprint ini sebelum hitungan mundur selesai sehingga kita siap sprint segera setelah balapan dimulai.

Balapan Zwift selalu dimulai dengan keras. Mereka mulai dengan pengendara berjuang untuk posisi mencoba menghindari terjebak di belakang pemisahan dalam kelompok itu, jadi berharap untuk mendorong lima hingga enam watt per kilo untuk beberapa menit pertama. Ini juga berarti ada sedikit kemungkinan terperangkap di belakang.

2.Lakukan Drafting
Seperti dalam balap dunia nyata, Zwift telah membuat konsep dalam permainan, yang berarti kita dapat berafa di belakang pembalap lain dan menghemat energi. Berada di dekat – tetapi tidak di – depan, akan membantu kita untuk mengawasi pembalap lain, dan juga mencegah kita mengayuh lebih keras daripada orang lain.

Foto : GoZwift

3.Pelajari Tracknya
Jika kita tidak tahu di mana garis finishnya, kita sudah kalah dalam balapan. Selain itu, pesaing secara teratur menyerang ke bagian bawah tanjakan untuk mempertahankan posisi, jadi jika kita tidak tahu bukit/tanjakan akan datang, kita akan disusul pembalao lain sebelum kita menyadari bahwa kita sedang mendaki/menanjak. Jika kita tidak tahu panjang pendakian, bagaimana kita tahu kekuatan apa yang harus coba pertahankan? Seperti dalam balap dunia nyata, pengetahuan adalah kekuatan.

4.Pahami PowerUps Kita
Beberapa race termasuk PowerUps, kita akan tahu kapan kita mendapatkannya. Tetapi jika kita tidak tahu apa arti simbol-simbol itu, semuanya bisa jadi tidak berguna. Ini akan konyol untuk menggunakan PowerUp ‘Burrito’ (tidak dapat dirancang) saat berada di belakang peleton. Namun itu bagus untuk menggunakan ‘Ghosts’ (tembus pandang) sebelum kita “menyerang”. Gunakan Ghost PowerUp untuk berpura-pura kita akan “menyerang”, biarkan pesaing kita mengejar dengan sungguh-sungguh, dan gunakan mereka sebagai arahan.

5.Perhatikan Rasio Power Setiap Pebalap
Dalam balap dunia nyata, kita sering dapat melihat ketika pesaing “menyerang”, namun di Zwift, lebih sulit untuk melihat melalui bahasa tubuh avatar (kecuali mereka sprint berdiri). Untungnya, Zwift memberi kita kekuatan yang tepat untuk para pesaing. Jika kita tidak yakin kapan harus meluncurkan sprint pemenang perlombaan yang menghancurkan kita, awasi angka watt per kilo pesaing Anda. Begitu salah satu dari mereka berubah menjadi merah, saatnya pergi.

6.Perhatikan Peta Rute
Sama seperti bagaimana kita akan menggunakan peta di game Call of Duty untuk melihat di mana musuh kita berada, peta juga merupakan alat yang sangat berguna di Zwift. Jika kita berada di dekat bagian depan gerombolan, kemungkinan besar kita hanya memiliki sekitar 10 peseppeda di bidang pandang kita, jadi tidak selalu yakin berapa banyak pengendara yang tertinggal di belakang kita dalam peleton itu. Dengan menggunakan peta, kita dapat mengukur kira-kira seberapa besar grup kita, dan apakah ada ruang geser di track bukit berikutnya. Jadi kita dapat dengan tepat memposisikan diri ketika dalam grup/peleton.

Foto : GoZwift

7.Lihat Celah Pesepeda di Depan Kita
Kita mungkin akrab dengan ‘tutup celah’, instruksi bermanfaat yang muncul di layar saat kita kehilangan kemudi. Setelah gap itu menjadi terlalu besar, upaya untuk menutupnya bisa sangat merugikan kita, jadi mengawasi seluruh kelompok akan memungkinkan kita mengambil celah untuk memimpin posisi.

Sumber : cyclingnews.com

(Agus Septian Heryanto)

1 thought on “Bersepeda Di Rumah Dengan Zwift (bagian 2 / 2)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by