Berapa Jumlah Pesepeda Yang Melintasi Dago Cikapayang Dalam 1,5 Jam Pada Hari Minggu ?

Pesepeda di kawasan Dago Cikapayang Bandung (12/07/20) / foto : portalsepeda.com

Kawasan Dago Cikapayang Kota Bandung menjadi pusat aktivitas bersepeda masyarakat di kota kembang ini. Lokasi yang biasanya menjadi area CFD (Car Free Day) tersebut memang menjadi tempat favorit warga Bandung untuk mengisi waktu libur di hari Minggu, terutamanya pesepeda.

Euforia bersepeda yang sedang booming dampak dari pandemi Corona membuat jumlah pesepeda meningkat tajam. Kawasan Dago Cikapayang setiap Minggu pagi dipadati ribuan pesepeda. Lantas berapakah jumlah pesepeda yang melintas dalam 1,5 jam ?

Dalam aksi kampanye dan edukasi program “Sikasep Terlalu” pada Minggu pagi (12/07/20), tim relawan selain melakukan edukasi juga melakukan penghitungan jumlah pesepeda. Penghitungan tersebut dilakukan oleh Kang Cuham alias Cucu Hambali. Ditangga penyebrangan jalan depan SMAN 1 Bandung, ia duduk dengan tatapan fokus menghitung pesepeda yang melintas.

Kang Cuham saat menghadiri rapat koordinasi program “Sikasep Terlalu” di kantor Dishub Kota Bandung (08/07/20) / foto : portalsepeda.com

Dari hasil perhitungan yang dilakuan selama 1,5 jam (07.30 – 09.00) setiap 15 menit sekitar 1.500 s/d 1.700 pesepeda yang terhitung, terpotong jeda dengan detail sebagai berikut :

07.35 – 07.50 (15 pertama) = 1.730 pesepeda

07.52 – 08.07 (15 kedua) = 1.057 pesepeda

08.08 – 08.23 (15 menit ketiga) = 1.438 pesepeda

08.25 – 08.40 (15 menit keempat) = 1.169 pesepeda

08.43 – 08.58 (15 menit kelima) = 562 pesepeda

Total = 5.952 pesepeda

“Penghitungan ini kita lakukan sebagai pengumpulan data apakah betul dengan adanya fenomena atau euforia bersepeda saat ini semakin banyak jumlah pesepeda. Dan untuk mengetahui seberapa banyak sih detailnya. Jadi kita punya data real nya berdasarkan yang terjadi dilapangan.” ucap Kang cuham saat ditemui portalsepeda.com ketika sedang melakukan penghitungan jumlah pesepeda di depan SMAN 1 Bandung (12/07/20).

Pria yang dikenal sebagai “Humas Pesepeda Kota Bandung” ini juga menjelaskan kedepan akan dilakukan setiap Minggunya hingga bulan Desember mendatang dengan 4 orang personil. Masing-masing akan menghitung segmen yang berbeda, antara lain :

  1. Jumlah pesepeda.
  2. Jumlah pesepeda berdasarkan gender (lai-laki dan perempuan).
  3. Jumlah pesepeda anak-anak.
  4. Jumlah pesepeda yang mematuhi protokol kesehatan.
Posisi Kang Cuham saat melakukan penghitungan jumlah pesepeda di Dago Bandung (12/07/20) / foto : portalsepeda.com

Ia menjelaskan bahwa tantangannya dalam melakukan penghitungan ini ketika sedang kurang fokus ditambah ada pesepeda yang ngebut. Sehingga ada beberapa pesepeda yang melintas yang tidak terhitung juga. Jadi memang harus benar-benar jeli dan fokus saat melakukan penghitungannya.

“Kita harapkan dengan adanya jumlah signifikan pesepeda dapat menetahui sejauh mana jumlah masyarakat yang bersepeda. Hasilnya semoga bermanfaat untuk pihak-pihak lain dijadikan bahan acuan. Penghitungan bisa berkembang di lakukan di beberapa titik agar lebih signifikan lagi hasilnya.” tutupnya.

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by