Bandung KOM (King Of Mountain), Ajang Kompetisi Bagi Penggila Tanjakan di Bandung !!

Adu kecepatan para peserta Bandung KOM #6 / Foto : portalsepeda.com

Kota Bandung memiliki geografis yang cocok bagi semua semua genre sepeda. Mulai dari track aspal hingga track offroad tinggal kita pilih mau tanjakan atau turunan, semuanya ada di Bandung. Tak heran jika di Kota Bandung dan sekitarnya rutin diadakan perlombaan sepeda. Namun sejak pandemi Covid-19 ini melanda, perlombaan atau kompetisi tersebut dirubah sifatnya menjadi virtual.

KOM alias King Of Mountain merupakan ajang kompetisi sepeda dimana jalur tanjakan menjadi “sajian utama” yang harus dilewati oleh para pesertanya. Bandung KOM merupakan kompetisi virtual bulanan yang digagas oleh pegiat roadbike di Kota Bandung semenjak pandemi Covid-19 melanda beberapa bulan terakhir.

“Kita melihat antusias yang besar dari pesepeda Bandung untuk race. Begitu pandemi ini melanda dan dengan adanya aplikasi Strava maka tercetuslah ide Bandung KOM ini. Apalagi kontur di Kota Bandung banyak tanjakannya. Maka dari itu saya memutuskan untuk membuat Bandung KOM ini.” jelas Oky Raspati selaku penggagas Bandung KOM kepada portalsepeda.com.

Foto : portalsepeda.com

Hingga artikel ini dimuat, kini sudah kali ke 6 (enam) Bandung KOM ini dilaksanakan. Setiap bulannya, Bandung KOM melalui track yang berbeda-beda di sekitaran Kota Bandung. Tentunya dengan tipikal tanjakan yang berbeda-beda level kesulitannya. Setiap bulannya Bandung KOM ini diikuti oleh seratusan peserta dari Kota Bandung dan sekitarnya dan juga dari berbagai usia atau kelas.

Seri pertama untuk Bandung KOM ini diadakan dengan track di daerah Dago. Hasilnya pun mendapat respon positif dari berbagai pihak dan juga sponsor, hingga akhirnya terlaksana sampai saat ini setiap bulannya. Begitu pula dengan jumlah peserta yang semakin bertambah setiap serinya.

Event ini terbuka bagi semua genre sepeda, asal jangan E-Bike. Karena yang dicatat adalah waktunya. Saya juga sebagai panitia mengevaluasi barangkali ada kecurangan yang dilakukan oleh peserta. Begitu ada data yang mencurigakan saya langsung cek dan pastikan, agar sportif.” sambung pelatih MTB tersebut.

Oki Raspati / Foto : portalsepeda.com

Uniknya, setiap ajang Bandung berikutnya, rute yang harus dilalui peserta dirahasiakan hingga pengumuman pada hari H pelaksanaan race. Itu dilakukan agar ada efek surprise bagi para peserta dan juga agar tidak ada peserta yang curi latihan sebelumnya di track tersebut.

Oky Raspati berharap agar dengan adanya Bandung KOM ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan bersepedanya. Selain itu juga ajang ini sebagai tahap persiapan untuk race mendatang lainnya.

“Dengan adanya Bandung KOM ini kita melatih kemampuan bersepeda kita dengan usaha kita sendiri. Jangan manja, mau ya jalankan. Kalau tidak gak usah. Baik itu bagi anak-anak muda maupun master-master. Ayok ikuti Bandung KOM ini untuk melatih kemampuan kita.” pugkasnya.

Baca juga : Bandung KOM #6, Dengkul Menjerit di Tanjakan Naga !!

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by