Bahayakah Bersepeda Menggunakan Masker ?

Bersepeda menggunakan masker kain / foto : topcareer.id


Beberapa hari lalu jagat pesepeda tanah air dikagetkan mengenai berita “berpulangnya” pesepeda saat bersepeda di daerah Monas, DKI Jakarta. Sebetulnya bukan kali pertama adanya pesepeda yang berpulang saat bersepeda, banyak kejadian serupa di daerah lainnya. Namun yang menjadi perbincangan yakni apakah bersepeda menggunakan masker itu berbahaya ? Apalagi disaat pandemi ini setiap keluar rumah kita diharuskan untuk mengenakan masker, tak terkecuali saat olahraga bersepeda luar ruangan.

Pada siaran radio PRFM 107,5 News Channel (01/06/20) dr. Dhany Kartika Sari mengatakan bahwa sebetulnya tidak apa-apa menggunakan masker saat olahraga termasuk bersepeda. Jika dirasa tidak nyaman atau ada perbedaan itu karena kita belum beradaptasi. Pada prinsipnya sifat atau bagaimana masker itu dibuat itu tidak mengurangi jalannya oksigen untuk dihirup. Pada beberapa orang yang belum terbiasa pakai masker butuh adaptasi terlebih dahulu.

Dokter yang sekaligus Kepala Regional Bandung Klinik Jejaring Padjajaran itu juga menjelaskan bahwa biasanya yang terjadi kurangnya masuk oksigen saat memakai masker karena ditambahkan lagi lapisannya. Jiika kita harus mencoba olahraga menggunakan masker dan dirasa tidak nyaman silahkan dibuka, asalkan kondisinya aman dari virus. Jika tidak mau menggunakan masker dikala pandemi seperti ini, maka dianjurkan untuk berolahraga di dalam ruangan (dirumah), karena lebih aman.

Olahraga khususnya bersepeda memang lebih mengasyikan diluar karena ada pemandangan dan lebih leluasa. Jika mengharuskan olahraga diluar maka wajib memakai masker. Jika terasa sesak, maka olahraganya jangan dilanjutkan dulu, istirahat sejenak baru dilanjutkan kembali. Jika menggunakan masker kain dianjurkan maksimal 6 jam diganti. Kecuali makser kesehatan bisa digunakan untuk 1 hari dalam satu kali pemakaian.

Berikut ini beberapa point yang harus diperhatikan saat bersepeda diluar ruangan menggunakan masker :


1. Gunakan/pilih masker sesuai standar kesehatan, baik itu masker sekali pakai, masker kain atau juga buff.


2. Bersepeda dengan mengatur ritme/kecepatan. Ini tujuannya agar kita tidak sesak dan nafas terengah-engah saat ersepeda memakai masker. Bersepedalah dengan santai karena semakin cepat kita bersepeda semakin cepat pula kita menghirup nafas. Lain hal jika kita ingin balapan sepeda beradu kecepatan, saat pandemi seperti ini nampaknya bukan waktu yang tepat.


3. Jangan lupa minum. Ketika menggunakan masker kita mungkin malas lepas-pasang masker untuk minum, karwna biasanya minum dengan mudah, kini harus buka dulu masker. Padahal menjaga asupan minum saat bersepeda sangat penting untuk mencegah kita dehidrasi.


4. Jika mengalami “pengap” yang berlebih bahkan sesak saat bersepeda menggunakan masker dianjurkan untuk berhenti. Istirahat sejenak untuk memulihkan nafas dan stamina.

Bersepeda menggunakan masker
Foto : doc. Yadi Riyadi

Bersepeda merupakan olahraga yang dapat meningkatkan imun atau daya tahan tubuh kita untuk menangkal virus. Namun, bersepeda disaat pandemi seperti ini kita diharuskan menggunakan masker. Apalagi dengan nanti adanya “New Normal” bukan tidak mungkin menggunakan masker untuk beraktivitas diluar ruangan akan menjadi suatu standar/prosedur dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu pergunakanlah masker selama pandemi ini dan bersepedalah dengan SMART.

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by