B2W Indonesia Menyesalkan Keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Menghapus Pengajuan Anggaran Jalur Sepeda Pada Tahun Anggaran 2023

Jalur sepeda Sudirman-Thamrin (foto: @dishubdkijakarta)

B2W Indonesia menyesalkan keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghapus pengajuan anggaran jalur sepeda pada tahun anggaran 2023. Keputusan ini menimbulkan kesan bahwa jalur sepeda tidak penting lagi dalam sistem transportasi di Jakarta, yang katanya diselenggarakan dengan prinsip keberlanjutan sebagai kota modern.

“Sebetulnya DKI Jakarta sudah mulai membaik dalam urusan transportasi; ruang bagi pedestrian dan pesepeda diakomodasi. Pemikiran bahwa pembangunan Jakarta sudah tidak lagi caroriented, mengedepankan active mobility serta mendorong mobilitas berbasis transit kami apresiasi, bahkan perlu didukung sebagai pembangunan yang berkelanjutan, sebagai cermin dari majunya peradaban kota. Sekarang orientasi itu dipaksa berhenti, dan malah mundur,” kata Ketua Umum B2W Indonesia Fahmi Saimima di Jakarta, Sabtu, 12 November 2022.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputodiambil mempertimbangkan kritik beberapa anggota DPRD DKI Jakarta, yang menganggap pembangunan jalur sepeda menghambur-hamburkan uang daerah. Dia menyampaikan hal ini dalam rapat kerja dengan Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI di Bogor, Jumat, 11 November 2022.

Bagi B2W Indonesia, alasan itu tidak sepenuhnya bisa diterima. Kritik anggota Dewan, di antaranya politikus PDIP Gilbert Simanjuntak, tidak berdasarkan kajian yang mendalam; kritik senada sudah mereka kemukakan sejak jalur sepeda mulai dibangun pada 2019. Di samping itu, para pengkritik sebetulnya bersuara hanya karena manuver politis belaka. Pada Maret 2021, B2W Indonesia pernah meminta waktu beraudiensi dengan Komisi B ketika pro-kontra jalur sepeda di Jakarta sedang ramai. Para pengkritik tidak ada di antara anggota Dewan yang hadir.

Jalur sepeda di Jakarta merupakan bagian dari visi gubernur yang lalu untuk mewujudkan sistem transportasi yang lestari. Ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Daerah DKI 2023-2026, yang pembahasannya telah melibatkan DPRD DKI. Sulit untuk tidak timbul kesan anggota- anggota Dewan itu mengkhianati apa yang mereka sepakati.

Dalam sistem yang seminimal mungkin bergantung pada bahan bakar fosil itu, transportasi publik menjadi tumpuan. Prinsip dalam hierarki pengguna jalan, yakni piramida terbalik yang menempatkan pejalan kaki, diikuti pengguna sepeda, di puncak, diadopsi secara terbuka. Penggunaan kendaraan bermotor pribadi tidak diutamakan.

Untuk mendukung kemudahan penggunaan angkutan publik, di samping penambahan armada dan perluasan jangkauannya, dibangunlah prasarana bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda. Keduanya merupakan cara untuk mengakses titik pemberangkatan (first mile) maupun menuju tujuan akhir (last mile) di dalam kota. Antar moda pun diintegrasikan, melalui ticketing dan prasarana.

Pembangunan jalur sepeda, sebagai prasarana bagi pengguna sepeda, sejauh ini telah mencapai panjang lebih dari 150 km, masih jauh dari yang ditargetkan gubernur terdahulu–lebih dari 500 km hingga 2026. Hanya sebagian kecil sebenarnya yang layak disebut jalur, yang terpisah dan terproteksi dari jalur bagi pengguna kendaraan bermotor. Tapi upaya yang ada patut diapresiasi.

Mungkin memang tidak perlu dikejar penambahan panjang jalurnya. Meski demikian, ada kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk memastikan prasarana itu berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Misalnya memastikan keselamatan pengguna sepeda. Survei B2W Indonesia pada Februari 2022 mendapati faktor keselamatan adalah penghalang yang utama bagi sebagian besar orang untuk tidak bersepeda sehari-hari. Ini temuan yang sejalan dengan hasil survei/riset dimanapun.

Apa yang telah dilakukan pemerintah DKI Jakarta untuk mengatasi masalah itu? Nihil. Memang ada jalur terproteksi. Tapi kenyataan bahwa jalur ini tidak steril dari pengguna kendaraan bermotor, juga pedagang kaki lima, jadi menggugurkan fungsi perlindungan bagi keselamatan itu. Yang patut disayangkan: upaya penegakan hukum oleh polisi pun nihil.

Sumber: B2W Indonesia

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by