Aturan Parkiran Sepeda Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020

Ilustrasi parkiran sepeda / foto : portalsepeda.com

Seperti halnya kendaraan bermotor, keberadaan parkiran menjadi hal yang perlu menjadi perhatian oleh penyedia fasilitas. Parkiran sepeda nampaknya belum banyak tersedia di tempat-tempat umum. Tidak jarang para pengguna sepeda harus memarkirkan sepedanya di pagar, di tiang dan tempat-tempat lain yang sejatinya bukan untuk tempat menyimpan/memarkir sepeda.

Melalui Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pesepeda dapat disediakan fasilitas parkir umum untuk sepeda. Fasilitas parkir umum tersebut sebagaimana dimaksud harus berupa :

  1. lokasi yang mudah diakses, aman dan tidak menggangu arus pejalan kaki.
  2. terdapat rak, tiang atau sandaran yang memungkinkan bagi sepeda untuk dikunci atau digembok.

Selain itu ada beberapa lokasi atau tempat umum yang harus memiliki parkiran sepeda. Dalam peraturan tersebut dikatakan bahwa parkiran umum tersebut harus disediakan oleh setiap penyelenggara fasilitas umum yang ditempatkan paling sedikit pada :

  1. Simpul transportasi
  2. Gedung perkantoran
  3. Pusat perbelanjaan
  4. Sekolah, dan
  5. Tempat ibadah

Penyediaan fasilitas parkiran sepeda di gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan sebagaimana dimaksud ditetapkan sebanyak 10% (sepuluh persen) dari kapasitas parkir.

Dalam hal fasilitas parkir sebagaimana dimaksud terfdapat di bahu jalan harus memenuhi ketentuan bersifat pararel paling banyak 12 (dua belas) sepeda dan dilengkapi dengan rak, tiang, atau sandaran untuk fasilitas parkir di bahu jalan.

Aturan mengenai parkir sepeda yang dibuat di trotoar juga dijelaskan dalam Permenhub ini, ada 5 (lima) unsur panduan yang harus diperhatikan, antara lain :

  1. Jarak tidak lebih dari 15 m (lima belas meter) dari bangunan yang akan dituju.
  2. Tidak boleh mengganggu arus pejalan kaki.
  3. Tidak boleh menutupi atau mengganggu ubin pemandu bagi penyandang disabilitas tuna netra.
  4. Jika parkir berada disudut simpang, tidak boleh mengganggu jarak pandang penyebrang jalan.
  5. Dilengkapi dengan rak, tiang atau sandaran untuk fasilitas parkir di bahu jalan.

Adanya anjuran penyediaan parkiran sepeda ini setidaknya menjadi angin segar bagi pengguna sepeda dalam memperjuangkan salah satu haknya. Semoga memang benar-benar diimplementasikan oleh para pemangku kebijakan diberbagai kota dan daerah.

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by