15 Tahun Bike To Work Indonesia, “Bersepeda Untuk Indonesia”

Bike To Work Indonesia, sebuah gerakan moral yang digagas oleh para pegiat sepeda, kini memasuki usianya yang ke-15 tahun. Ya, di hari ini, 27 Agustus 2020 membuktikan eksistensi gerakan moral tersebut sejak tahun 2005 hingga kini semakin berkobar !

“Menginjak usia ke-15 tahun ini kami lakukan lebih kepada komprehensif atas apa yang political will pemerintah lakukan. Seperti penerapan UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, UU No. 38 tentang Angkutan Jalan, PP No. 41 tentang Lalu Lintas dan turunan turunannya juga kita akan perhatikan. Dan intinya akan kita bawa ke gugatan warga negara terhadap pemerintah dalam hal ini mengenai hak asasi manusia.” tegas Fahmi Saimima (Tim Advokasi Bike To Work Indonesia) saat berjumpa portalsepeda.com di Braga Bandung.

Seperti yang kita tahu bahwa kawan-kawan Bike To Work menjadi “garda terdepan” dalam hal menyuarakan alias mengadvokasi pemerintah untuk ranah yang berkaitan dengan sepeda di Indonesia. Sudah banyak langkah yang mereka lakukan untuk menyongsong hak dan keadilan bagi pengguna sepeda di Indonesia.

foto : Bike To Work Indonesia

“Kita sudah punya planning untuk mendatangi setiap kementrian. Kita akan tanyakan kembali sejauh mana cara kementrian memandang budaya bersepeda di Indonesia. Contoh ke Departemen Luar Negeri, misalnya pernah gak sih Deplu ini mengikuti penandatangan di PBB tentang budaya bersepeda ? Karena sebenarnya banyak soal emisi karbon, soal kota ramah sepeda lalu tentang mengurangi kecelakaan. Lalu misalnya ke Kemendiknas, ada gak sih kurikulum yang mengajarkan sejak dini itu orang untuk budaya jalan kaki dan bersepeda ? Lalu ke Kementrian Dalam Negeri, pernah gak sih punya program ASN bersepeda ? Nah itu kan kebijakannya kebijakan di daerah, jadi kita satu persatu akan mendatangi pemerintahan.” sambungnya.

Pada usia Bike To Work Indonesia ke-15 ini juga Fahmi Saimima mengharapkan tahun ini adalah tahun advokasi yang sesungguhnya. Jadi kita membuka masukan dan saran terkait hal-hal pesepeda kalau memang diabaikan atau dilanggar. Tidak hanya itu, ia juga berharap ada peran lebih yang mengena bagi pesepeda Indonesia tidak kampanye semata.

Dalam unggahan resmi Bike To Work Indonesia di akun media sosialnya (27/08/20), pihaknya menyampaikan 4 (empat) hal yang akan menjadi fokus disuarakan, antara lain :

  1. KAMPANYE bersepeda sebagai cara untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik dengan cara menjadikan sepeda sebagai alat transportasi harian.
  2. EDUKASI bersepeda kepada pesepeda itu sendiri, pengguna jalan lain, pelajar, dan seluruh pihak, terkait isu kesehatan, lingkungan hidup, keberagaman, tata kelola kota, lalu lintas, dan sebagainya.
  3. ADVOKASI khususnya pada pemangku kebijakan (Lembaga Eksekutif), pembuat undang-undang (Lembaga Legislatif), penegak hukum, institusi kenegaraan, baik pusat maupun daerah, untuk memberikan rasa aman bagi pesepeda dan pejalan kaki di jalan raya.
  4. Menjalankan fungsi SOSIAL sebagai bagian dari masyarakat dengan melakukan ragam kegiatan seperti pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan UKM, penyaluran bantuan yang sifatnya temporer maupun insidental, pembangunan fasum-fasos, dan sebagainya.
Fahmi Saimima B2W Indonesia
foto : portalsepeda.com

Selain itu, Bike To Work Indonesia juga menuliskan 8 (delapan) kegiatan yang sedang dilakukan saat ini, antara lain :

  1. Re-launching Rumah Sepeda Indonesia, tempat berkumpul bagi pegiat sepeda Indonesia apapun komunitasnya.
  2. Re-launching website Bike2Work.
  3. Sepeda Berbagi (bersama ITDP) dengan menyediakan sepeda gratis bagi pengguna transportasi umum di beberapa titik di Ibukota.
  4. Kegiatan sosial berbagi sepeda kepada puluhan tempat dan ratusan sahabat di seluruh Indonesia.
  5. Membuat Buku Panduan Bersepeda yang telah launching, yang kelak disisipkan dalam produk sepeda, jersey, helm, agar pengguna sepeda teredukasi terutama terkait dengan tertib dan patuh aturan lalu lintas.
  6. Puluhan kerjasama dengan UKM dan korporasi untuk bergerak bersama.
  7. Puluhan diskusi online perminggunya.
  8. Bantuan pendanaan pada mereka yang membutuhkan, pun pada komunitas.

Saat ditemui portalsepeda.com, Fahmi Saimima (menyampaikan maksud dari ketua umum B2W Indonesia) juga memberikan beberapa pesan untuk pesepeda Indonesia, antara lain :

1)Bersepeda itu baik dan mengandung nilai ibadah. Kita tidak mengeluarkan polusi yang bermanfaat bagi alam dan lingkungan, itu termasuk pahala atau menjadi nilai ibadah juga karena tidak merugikan orang lain malah memberi manfaat dan solusi. Dengan bersepeda tentunya kita sehat dan itu juga ibadah.

2) Pastikan saat akan bersepeda itu mengutamakan aspek keselamatan bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan begitu tata tertib saat bersepeda itu sejatinya sudah kita pahami. Jadi tidak membahayakan, jangan sampai kita bersepeda tapi mengabaikan keselamatan orang lain. Jangan sampai pandangan masyarakat memandang bahwa pesepeda itu sebagai hama di jalan. Kita harus lawan paradigma seperti itu.

Logo 15 Tahun Bike To Work Indonesia

Satu Sepeda Sejuta Sahabat, Satu Sepeda Sejuta Manfaat

Bergerak Tak Berasap, Bersepeda Solusi Tanpa Polusi

#MariBergerakKawan

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by