“1 Dekade Perjalanan Bersepedaku”, Buah Karya #SetengahAbad Cucu Hambali

Buku "1 Dekade Perjalanan Bersepedaku" (desain cover by : Hisyam Nurul Hadi)

Bagi sebagian orang aktivitas bersepeda bukan sekedar hobi semata, tetapi sudah menjadi gaya hidup. Begitupula halnya dengan sosok penggiat sepeda di Kota Bandung yang satu ini, Cucu Hambali alias Kang Cuham. Setengah abad (50 tahun) usia yang sudah dilalui, tak menyurutkan semangatnya untuk terus menggelorakan gerakan bersepeda di Kota Bandung.

Bertepatan pada hari ulang tahun ke-50 tahun, sosok yang akrab dipanggil Papapz ini meluncurkan buah karya (buku) terbarunya yang ke-3 berjudul “1 Dekade Perjalanan Bersepedaku”. Seperti judulnya, buku tersebut berisi tentang perjalanan aktivitas bersepedanya dari tahun 2008 hingga tahun 2018.

Meski secara pendidikan ia tidak punya basic sebagai penulis, Kang Cuhan belajar otodidak untuk menulis di berbagai media. Terbukti, hingga saat ini sudah ada 3 buku yang diluncurkan, 2 buku sebelumnya yakni “Beib” (Bersepeda Itu Baik) dan “Bunga Rampai Tulisanku”. Untuk buku yang terbaru ini lebih kepada autobiografi dan perjalanannya selama mulai konsen dalam dunia gerakan bersepeda di Kota Bandung.

foto: Dok. Cuham

“Beberapa isi dari buku ini seperti pertama kali masuk komunitas B2W Bandung, lalu tentang dinamika komunitas, bercerita pengalaman-pengalaman bersepeda jarak jauh hingga ketika mengalami kecelakaan saat bersepeda, bercerita eksitensi saya di media cetak dan elektronik dan juga tentang aktivitas-aktivitas saya lainnya yang berkaitan dengan bersepeda.” jelas Kang cuham saat ditanya isi buku terbarunya yang berjumlah 160-an halaman tersebut.

Kang Cuham menambahkan bahwa buku ini ia buat sifatnya sebagai dokumentasi pribadi, jadi tidak untuk dikomersilkan. Kalaupun nanti ada yang berminat untuk diperbanyak, ia mempersilahkan namun itu untuk dibagikan semata tidak untuk diperjual belikan.

“Kalaupun ada yang berminat membaca nanti saya kasih soft file-nya, atau ada yang berminat untuk membuat versi e-book nya juga silahkan.” tambah pria yang me-launching secara pribadi buku terbarunya bertepatan dengan hari ulang tahun yang ke-50 pada 2 Mei 2021 kemarin.

Saat ditanya momen yang paling berkesan selama aktif didunia sepeda hingga saat ini, Kang Cuham tidak bisa menjawabnya dikarenakan baginya semua aktivitas yang selama ini ia lakukan semuanya berkesan. Semuanya dilakukan dengan dinikmati dan senang hati tanpa mengejar materi atau apapun.

“Bersepedalah dengan bijak, tertib dan beretika karena bersepeda itu BIKE “

Kang Cuham
foto: Dok. Cep CK

“Seperti apa yang dibilang John F. Kennedy, tidak ada kesenangan yang sederhana sesimple bersepeda.” Kata Kang Cuham saat diwawancarai portalsepeda.com.

Pada usia yang sudah menginjak 50 tahun ini Kang Cuham berharap agar perjalanan hidupnya lebih baik lagi dari sebelumnya dan bisa semakin mendekatkan diri pada Illahi.

“Harapan saya perjalanan hidup saya lebih baik, sehat dan sebagainya. Dan kemungkinan kedepan saya akan lebih banyak mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa.” ucap mantan pegawai restoran cepat saji dan mantan pegawai KUA yang aktifitas bersepedanya kini lebih banyak untuk harian sebagai moda transportasi.

Pada kesempatan yang sama, ia juga berpesan kepada masyarakat dan pesepeda untuk senantiasa menggunakan sepeda sebagai solusi transportasi alternatif dan dari yang tadinya sebatas hobi atau sport bisa menjadi transport.

“Aktivitas bersepeda bagi saya sepeda sebagai alat transportasi. Apalagi di jaman sekarang kondisi transportasi saat ini semakin rumit, dengan bersepeda adalah solusinya. Jadi untuk teman-teman semuanya marilah bersepeda mudah-mudahan bisa menjadikan sepeda sebagai moda transportasi. Bagi yang sudah hobi bersepeda bisa menambah konsepnya tidak sekedar hobi atau sport tetapi juga sebagai moda transportasi, tetap menginspirasi semua orang untuk mengubah gaya hidup menjadi ramah lingkungan.” pungkas penulis buku “1 Dekade Perjalanan Bersepedaku”.

foto: portalsepeda.com

Sebagai informasi tambahan, Kang Cuham merupakan kontributor portalsepeda.com yang paling aktif mengirim tulisan-tulisannya. Dan pernah mendapat penghargaan khusus atas salah satu tulisannya yang berjudul “Mengayuh Tak Harus Rusuh”. Karena baginya dengan menulis di media adalah salah satu cara mengkampanyekan gerakan bersepeda kepada khalayak. ‘Hatur nuhun‘ Kang Cuham telah banyak menginspirasi dalam menggerakkan budaya bersepeda di Kota Bandung. Salam Gowes & Go Green !

“Saya bukan orang hebat dan bukan orang berpengaruh, tetapi saya mencoba memberikan hal yang bisa berdampak bagi semua orang.”

Kang Cuham

(Agus Septian Heryanto)

Leave a Reply

Konsultasi WA
Hallo Sobat Portal Sepeda!!
Silahkan kirim pesan WA untuk pertanyaan Sobat Portal seputar sepeda.

Nama :
Kota :
Kode Member :
Pertanyaan :

*nb : untuk mengetahui Kode Member silahkan Login terlebih dahulu
Powered by